Hukum  

30 ASN BPK Papua Barat Diperiksa KPK

30 ASN BPK Papua
30 orang ASN pada Kantor BPK Perwakilan Papua Barat dijadwalkan menjalani pemeriksaan di hadapan Penyidik KPK pada Kamis, 7 Desember 2023. Foto: Istimewa.

KIRKA – 30 orang ASN pada Kantor BPK Perwakilan Papua Barat dijadwalkan menjalani pemeriksaan di hadapan Penyidik KPK pada Kamis, 7 Desember 2023.

Mereka menjalani pemeriksaan di Polresta Manokwari terkait dengan Penyidikan dugaan perbuatan Tindak Pidana Korupsi yang menjerat Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso.

Penyidikan itu berkenaan dengan dugaan penerimaan Suap atas pengondisian hasil audit dengan tujuan tertentu yang dijalankan BPK Perwakilan Papua Barat di Pemkab Sorong.

Adapun Penyidikan kasus ini bermula dari OTT KPK di Pemkab Sorong.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menjabarkan siapa-siapa saja identitas dari 30 orang ASN BPK Papua Barat itu.

“Pemeriksaan ini berkaitan dengan Penyidikan dugaan Suap pengkondisian temuan pemeriksaan BPK di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya dengan Tersangka YMP [Yan Piet Mosso] dan kawan-kawan.

Baca juga: KPK Tetapkan Pj Bupati Sorong Jadi Tersangka!

Pemeriksaan dilakukan Penyidik KPK di Polresta Manokwari pada hari ini,” terang Ali Fikri.

Daftar 30 ASN BPK Perwakilan Papua Barat yang dipanggil KPK.

1. M Yasmin (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
2. Luqman Zaqiy Jatibening (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
3. Thia Chairunnisa Poetri (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
4. David Maysandi (ASN/ Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
5. Dicky Avelli Andi (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
6. Rozilawati (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
7. Hermeidiansyah (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
8. Rusmadi Siddiq (ASN/ Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
9. David Pandu Alkanu (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
10. Julia Francisca Heliwela (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
11. Andi Pute Syahrullah (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
12. Sigit Damaryono (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
13. Mirwan Hamid (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
14. Muha.mad Faisal Ridal (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
15. Drndy Gabriel Ranggina (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).

Baca juga: Pj Bupati Sorong Terjaring OTT KPK

16. Andi Sitti Fahmi (ASN/ Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
17. Komang Leo Triwibawa (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
18. Faradillah Sudirman (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
19. Reschie Pratama Batti (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
20. Muhammad Syarief Setiawan Mahmud (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
21. Okyana Kristiani BR Barus (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
22. Putri Wulandari (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
23. Vidya Suci Aliftaufikaningsih (ASN/ Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
24. Winda Budiarti Pakambanan (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
25. Charles Ignasius Wiyono (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
26. Muhammad Yusuf (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
27. Priyo Adi Wiguni (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
28. Rizky Hartawan Natanael Purba (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
29. Marniati (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).
30. Ricky Hansye Tuhumury (ASN/Pemeriksa pada BPK Perwakilan Papua Barat).

Di dalam kasus ini, Penyidik KPK telah menetapkan status Tersangka kepada 6 orang.

Daftar Tersangka

1. Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso [YPM].
2. Kepala BPKAD Kabupaten Sorong Efer Segidifat [ES].
3. Staf BPKAD Kabupaten Sorong Maniel Syatfle [MS].
4. Kepala Perwakilan BPK Provinsi Papua Barat Patrice Lumumba Sihombing [PLS].
5. Kasubaud BPK Provinsi Papua Barat Abu Hanifa [AH].
6. Ketua Tim Pemeriksa/PNS BPK David Patasaung [DP].

Untuk kepentingan penyidikan, Penyidik KPK telah melakukan Penahanan kepada para Tersangka untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 14 November 2023 sampai dengan 3 Desember 2023 di Rutan KPK.

Tersangka YPM, ES dan MS sebagai terduga pihak Pemberi Suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sedangkan Tersangka PLS, AH dan DP sebagai pihak terduga Penerima Suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Baca juga: Penyegelan Ruangan Pius Lustrilanang Imbas OTT KPK di Sorong