KIRKA – Respons Dispora Lampung soal polemik lapangan bola Unila akhirnya mengemuka. Respons ini mengemuka dari Plt Kepala Dispora Lampung, Descatama Paksi Moeda.
Respons darinya ini lebih dititikberatkan pada konteks adanya anggapan atau komplain soal pengerjaan proyek rehabilitasi lapangan sepak bola Unila tersebut.
Diketahui, Dispora Lampung sendiri adalah instansi terkait yang tercatat mengadakan tender atas proyek senilai kurang lebih Rp 1,8 miliar tersebut.
Baca juga: Aktivis Antikorupsi Soroti Polemik Rehab Lapangan Sepak Bola Unila
Menurut Descatama Paksi Moeda, komplain yang mengemuka dan telah terpublikasi lewat pemberitaan tersebut akan ditanggapi oleh pihak Unila sendiri.
”Nanti ada release resmi dari Unila terkait pemberitaannya. Nanti releasenya dikirim kalau sudah selesai. Statemen resmi dari Warek 2 Unila bahwa pemberitaannya kurang pas. Unila juga akan menjawab resmi persoalam ini,” ucap Descatama Paksi Moeda saat dihubungi KIRKA.CO pada 2 Agustus 2022.
Descatama Paksi Moeda memberikan izin kepada KIRKA.CO untuk mengutip ungkapannya itu. Dia juga menyatakan bersedia untuk menyampaikan rilis yang ia ulas di awal. ”Iya nanti,” jelasnya.
Pengerjaan rehabilitasi lapangan sepak bola Unila ini belakangan diperbincangkan. Merujuk pada laman resmi LPSE Provinsi Lampung, pengerjaan rehabilitasi lapangan sepak bola Unila memang ada.
Satuan kerja yang mengerjakan rehabilitasi tersebut ialah Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora Provinsi Lampung.
Anggaran untuk pengerjaan rehabilitasi itu memakan biaya kurang lebih Rp 1,8 miliar. Pengerjaan rehabilitasi lapangan itu dianggarkan pada APBD Tahun Anggaran 2021 dengan jenis pengadaan Pekerjaan Konstruksi.
Baca juga: Polda Lampung Catat Hasil Interviu Dengan Reihana Wijayanto
Adapun kode tender untuk pengerjaan itu ialah 16458121 dengan nama tender Rehabilitasi Lapangan Bola Unila. Pemenang tender dari proyek tersebut ialah salah satu CV yang dicatatkan beralamat di Jalan Angka Wijaya, Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung.
Untuk diketahui, peserta yang mengikuti tender atas pengerjaan rehabilitasi lapangan sepak bola Unila ini diikuti oleh 17 perusahaan.
Dilansir dari web resminya, Unila seperti diketahui memiliki fasilitas lapangan sepak bola dengan luas 90 m x 110m = 9900 m2.






