KIRKA – Peringatan Haul Ke-13 Gus Dur di Lampung digelar lewat dialog publik dan kegiatan Mewarnai Bersama Difabel.
Koordinator Gusdurian Lampung, Ahmad Suban Rio, mengatakan, Haul Ke-13 Gus Dur di Lampung mengangkat tema Inklusivitas untuk Lampung yang Adil dan Setara.
“Kegiatan ini bertujuan menghadirkan ruang yang inklusif khususnya bagi masyarakat Lampung,” ujar dia dalam keterangannya, Kamis, 5 Januari 2022, malam.
Peringatan Haul Ke-13 Gus Dur di Lampung menghadirkan kelompok rentan atau minoritas serta kelompok lain yang juga memiliki konsentrasi dalam mewujudkan ruang inklusif.
“Inklusivitas merupakan pengakuan dan penghargaan atas keberadaan keberbedaan dan keberagaman,” kata Rio.
Namun dalam praktiknya, lanjut dia, untuk menciptakan ruang inklusif masih merupakan pekerjaan yang berat di Indonesia.
“Masih marak kesenjangan sosial yang dirasakan oleh masyarakat,” kata dia.
Kesenjangan sosial membuat ruang inklusif sangat sulit untuk diwujudkan.
“Berdasarkan hal tersebut, maka Haul Ke-13 Gus Dur di Lampung mengangkat tema inklusivitas,” ujar Rio.
Kegiatan memperingati Haul Ke-13 Gus Dur di Lampung digelar pada Selasa, 10 Januari 2022, di Sekolah Pendidikan Khusus Growing Hope, Way Halim, Kota Bandar Lampung.
Rio berharap Haul Ke-13 Gus Dur di Lampung dapat memberikan pemahaman yang positif kepada masyarakat tentang pentingnya inklusivitas di Indonesia.
“Inklusivitas menjadi salah satu jalan yang perlu ditempuh untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan setara,” pungkas dia.
Secara nasional, Haul Ke-13 Gus Dur Tahun 2022 diperingati dengan tema Gus Dur dan Pembaharuan NU pada 17 Desember 2022.
Bulan Desember dikenal dengan Bulan Gus Dur. Sejak memasuki bulan tersebut, pecinta Gus Dur baik perorangan maupun kelompok menggelar Haul Gus Dur.
Peringatan ini untuk mengenang, mendoakan, hingga menggali dan meneladani sosok Presiden RI keempat tersebut.
Hampir seluruh daerah-daerah di Indonesia memperingati Haul Ke-13 Gus Dur dengan berbagai acara.
Seperti dialog lintas agama bersama kelompok minoritas, salawat, pentas budaya, ziarah ke makam Gus Dur, dan kegiatan lainnya.
Baca Juga: Sistem Proporsional dan Desain Surat Suara Pemilu






