KIRKA – Pejabat publik di Lampung terkesan tidak menganggap Arinal Djunaidi sebagai Gubernur periode 2019-2024.
Ada beberapa alasan yang memperkuat asumsi tersebut.
Baca Juga : Wahdi Siradjuddin Terkesan Tidak Menganggap Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung
Pertama, Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke Lampung yang menerima curhatan Kades – Petani di Lampung perihal Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2021.
Kegiatan ini digelar di di Warkop Waw, Sukadhanam, Bandar Lampung pada Minggu (23/01/2022).
Kedua, ketidakhadiran Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada acara Pembukaan HUT APEKSI beberapa waktu lalu masih menjadi pertanyaan tersendiri oleh publik.
Kegiatan itu dihadiri oleh 58 Walikota di Indonesia dan dibuka oleh Menteri PAN-RB.
Ketiga, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan monumen Sakai Sambayan di Metro.
“Awal tahun lalu di Warkop WAW dengan tuan rumah Wendy Melfa beserta istrinya. Kemudian, minggu lalu di Metro dengan tuan rumah Wali Kota,” kata Pengamat Kebijakan Publik Lampung, Nizwar Affandi, Senin (13/06/2022).
“Kedua-duanya sama-sama memiliki hubungan hierarki struktural dengan Gubernur Arinal.
Yang satu antara Wali Kota dengan Gubernur. Kemudian satunya lagi antara pengurus partai dengan ketua partai,” jelas dia.
“Substansi tindakan pengabaian dan peniadaannya sama saja. Sama-sama tidak menganggap keberadaan Gubernur Arinal,” kata dia.
“Kalau masih ada, kenapa harus Gubernur DKI Jakarta yang meresmikan monumen di Metro?.
Kalau masih ada, kenapa harus Gubernur Jawa Tengah yang menerima keluhan dari APDESI dan petani tembakau Lampung?,” tanya Affan.
“Jangan-jangan memang Lampung ini sudah tidak memiliki Gubernur lagi sehingga semuanya berjalan secara autopilot sebagaimana tulisan saya di April tahun 2020 lalu,” sindir Affan.
ia berharap Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan instropeksi diri mengapa dirinya masih diabaikan dan ditiadakan oleh orang lain.
Padahal ia sudah menjabat sebagai Gubernur Lampung selama tiga tahun lamanya. “Saya khawatir keberadaan beliau selama ini memang tidak begitu dirasakan kehadirannya,” kata dia.
“Bahkan oleh para kepala daerah yg menjadi bawahannya maupun pengurus partai yang diketuainya,” tegas dia.
Baca Juga : Arinal Djunaidi Diminta Akui secara Jantan tidak Mampu Perbaiki BUMD
“Kalau para elit yang masih terhitung dekat dengan dirinya saja tidak merasakan keberadaan beliau,” kata dia.
“Bagaimana mungkin 9 juta rakyat Lampung akan merasakan kehadiran beliau dalam kompleksitas permasalahan hidup mereka?,” pungkas Affan.






