Wahdi Siradjuddin Terkesan Tidak Menganggap Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung

Wahdi Siradjuddin Terkesan Tidak Menganggap Arinal Djunaidi
Pengamat Kebijakan Publik Lampung, Nizwar Affandi. Foto Istimewa

KIRKA – Walikota Metro Wahdi Siradjuddin terkesan tidak menganggap Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung periode 2019-2024.

Baca Juga : Pejabat Publik di Lampung Terkesan Tidak Menganggap Arinal Djunaidi

Hal ini terlihat saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Monumen instalasi Sakai Sambayan di Taman Merdeka Metro, Jumat (10/6/2022) lalu.

“Ini dapat ditafsirkan sebagai bentuk pengabaian atau peniadaan keberadaan Arinal sebagai gubernur,” sindir Pengamat Kebijakan Publik Lampung, Nizwar Affandi, Senin (13/06/2022).

Affan juga mempertanyakan posisi Arinal sebagai Gubernur Lampung. Menurut dia, jika Lampung memiliki Gubernur, lantas kenapa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meresmikan monumen tersebut.

“Kalau masih ada, kenapa harus Gubernur DKI Jakarta yg meresmikan monumen di Metro?,” tanya Affan.

“Jangan-jangan memang Lampung ini sudah tidak memiliki Gubernur lagi sehingga semuanya berjalan secara autopilot sebagaimana tulisan saya di April tahun 2020 lalu,” tegas mantan Ketua Senat Mahasiswa Unila ini.

Affan mengaku khawatir soal keberadaan Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung tidak begitu dirasakan kehadirannya.

Bahkan oleh para kepala daerah yang menjadi bawahannya.”Kalau para elit yang masih terhitung dekat dengan dirinya saja tidak merasakan keberadaan beliau,” kata dia.

“Bagaimana mungkin 9 juta rakyat Lampung akan merasakan kehadiran beliau dalam kompleksitas permasalahan hidup mereka?,” keluh alumni Fisip Unila ini.

Baca Juga : Anies Baswedan Beri Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Metro

Ia berharap Gubernur Lampung melakukan instopeksi diri untuk mengetahui mengapa dirinya terkesan masih diabaikan dan ditiadakan oleh orang lain.

“Padahal dia sudah menjabat sebagai Gubernur Lampung selama tiga tahun lamanya. Jadi Pak Arinal mestinya segera bermuhasabah melakukan introspeksi,” pungkas alumni Magister Universitas Indonesia ini.