Kirka – Wisatawan asal Malaysia kini semakin mudah mengeksplorasi destinasi wisata di Sumatera bagian selatan, khususnya Kota Bandarlampung.
Kemudahan akses tercipta berkat integrasi transportasi multimoda yang menggabungkan rute penerbangan internasional ke Palembang dengan perjalanan darat lintas provinsi.
Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menilai perpaduan jalur udara dan darat sebagai wujud nyata keberhasilan Multimodal Transport System di Indonesia.
Skema konektivitas lintas moda terbukti tidak hanya memberikan efisiensi waktu tempuh, tetapi juga menawarkan pengalaman sosiokultural yang mendalam bagi para pelancong mancanegara.
“Integrasi konektivitas antarmoda adalah kunci utama aktivasi koridor pariwisata regional,” tegas Mahendra, Kamis, 11 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kehadiran infrastruktur strategis seperti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan konsistensi layanan operasional kereta api membawa dampak positif yang sangat signifikan.
Aksesibilitas yang semakin modern mampu menghilangkan hambatan psikologis turis asing, sekaligus memangkas jarak geografis antarwilayah di Pulau Sumatera.
Penerbangan Langsung Kuala Lumpur-Palembang
Bagi pelancong, rute strategis bermula dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL) menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang (PLM).
Saat ini, maskapai AirAsia melayani penerbangan langsung dengan frekuensi sembilan hingga sepuluh kali per minggu.
Waktu tempuh udara sangat efisien, yakni sekitar 1 jam 30 menit.
Penumpang dapat menyesuaikan jadwal liburan dengan memilih opsi keberangkatan pagi pukul 09.35 waktu Malaysia atau penerbangan sore pukul 16.20 waktu Malaysia.
Kereta Api atau Bus via Tol
Setiba di ibu kota Sumatera Selatan, wisatawan memiliki dua pilihan transportasi darat utama untuk meneruskan perjalanan menuju Stasiun Tanjung Karang di Bandarlampung.
Bagi penikmat perjalanan santai, Kereta Api (KA) Rajabasa menjadi alternatif menarik.
Beroperasi reguler satu kali sehari, kereta bertolak dari Stasiun Kertapati pukul 08.30 WIB dan dijadwalkan tiba pukul 16.15 WIB.
Perjalanan menelan waktu 7,5 hingga 8 jam dengan suguhan panorama alam di sepanjang jalur rel Sumatera.
Sebaliknya, bagi turis yang memprioritaskan mobilitas cepat, layanan bus dan agen travel via JTTS adalah solusi paling ideal.
Perjalanan dari Palembang menuju Bandarlampung kini dapat ditempuh hanya dalam waktu 3,5 hingga 5 jam berkat bebas hambatan.
Ketersediaan armada darat juga sangat memadai dengan puluhan keberangkatan setiap hari.
Agen perjalanan tepercaya seperti Minanga, Fahajar, hingga perusahaan pelat merah Damri menyediakan jadwal hampir setiap jam.
Layanan beroperasi mulai dari keberangkatan pagi pukul 07.00 WIB sampai armada bus eksekutif malam pada pukul 20.00 WIB.






