Korban Diduga Ditipu Anton yang Mengaku Jaksa Lampung

  • Bagikan
Kirka.co
Potongan dokumen laporan atas dugaan penipuan di Polres Pringsewu. Foto Istimewa

KIRKA – Seorang korban diduga mengalami penipuan oleh Anton, seseorang yang mengaku kepadanya sebagai pegawai kejaksaan.

Berdasarkan pengakuan korban, pelaku dinyatakan sebagai Jaksa yang bertugas di Provinsi Lampung.

Hal ini diketahui berdasarkan Tanda Bukti Laporan yang diterbitkan Polres Pringsewu atas laporan Desi Sefrilia pada 10 September 2020.

Baca Juga : Harta Oknum Jaksa Lampung yang Diduga Intimidasi Jurnalis

”Pada Jumat, 4 September 2020 sekira jam 10.34 WIB, diduga telah terjadi tindak penipuan di Pasar Sumber Agung di BRI Link, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu,” demikian bunyi laporan polisi yang diterima KIRKA.CO pada 22 Oktober 2021.

”Kejadian bermula pada saat pelapor, mendapat pesan lewat WA dari orang yang mengaku bernama Anton, yang mengaku berdinas di Kejaksaan Negeri Bandar Lampung untuk hakim dan meminta sejumlah uang ke pelapor untuk mentransfer sejumlah Rp30.000.000 untuk biaya kelancaran suaminya yang masih menjalani sidang kasus illegal logging,” demikian uraian keterangan dalam laporan polisi dengan Nomor: LP/B – 773/IX/2020/POLDA LPG/RES PRINGSEWU, Tanggal 10 September 2020.

Baca Juga : Respons Aswas Kejati Lampung Atas Polemik Anton

Kemudian, pelapor menerangkan alur dari pengiriman uang melalui transfer ke rekening BCA seseorang bernama Abdul Rohman.

”Dan diperintahkan untuk dikirim ke REK BCA atas nama Abdul Rohman dan setelah ditransfer, pelapor orang yang mengaku bernama Anton dari Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menghubungi pelapor lewat WA agar pelapor jangan bilang sama siapa-siapa ataupun sama suaminya tentang uang transferan tersebut”.

”Dan sekira Senin, 7 September 2020 sekira pukul 10.00 WIB, yang bersangkutan meminta sejumlah uang sebesar Rp10.000.000 tetapi pelapor tidak mengirimkan uang tersebut karena sudah merasa curiga. Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian kurang lebih Rp30.000.000 dan melaporkan ke Mapolres Pringsewu untuk ditindaklanjuti”.

Baca Juga : Oknum Jaksa Diduga Intimidasi Wartawan, Ini Klarifikasinya

KIRKA.CO telah berupaya meminta konfirmasi dan tanggapan Kejati Lampung pada 23 Oktober 2021. Namun belum ada respons dari Kejati Lampung melalui Bidang Penkum.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora pada 23 Oktober 2021, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Soemantri memberikan klarifikasi atas dokumen pelaporan yang telah diurai di atas terlebih dahulu.

Feabo menyatakan bahwa pelaporan dan dokumen pelaporan tersebut benar terregistrasi di Mapolres Pringsewu.

  • Bagikan