Asril: Ini pak…
Tamanuri: Kalau pak Karomani minta ketemu sama ibu Mardiana, betul.
Asril: Ini pak di tanggal 12 Juli ini.. Ini, ‘jika pak ketua ada waktu, mohon ketemu dulu, ada hal-hal yang ingin saya sampaikan biar bisa dimaklumi karena kuota FK [Fakultas Kedokteran] sangat terbatas’.
Tamanuri: Oh iya. Betul betul.. Betul, betul.
Lingga: Apa yang mau ditanyakan?
Asril: Permintaan terdakwa bahwa, terdakwa minta agar pak ketua dalam hal ini saksi Tamanuri, untuk bertemu.
Asril: Nah yang mau saya tanyakan sekarang, hal-hal apa yang ingin disampaikan terdakwa Karomani kepada bapak?
Tamanuri: Ya banyak pak yang mau disampaikannya pak..
Lingga: Dijawab saja pak, apa yang disampaikan…
Tamanuri: Saya lupa pak. Saya lupa, saya lupa.
Lingga: Nanti dulu, nanti dulu. Nanti dulu. Kalau ditanya itu, jawab saja apa adanya. Kalau lupa katakan lupa…
Tamanuri: Ya saya lupa.
Lingga: Okey, lanjut…
Asril: Gini pak, maksud kami itu, kaitan dengan permohonan yang bapak lanjutkan dari Mardiana ke terdakwa. Kan ini bapak menghubungi terdakwa Karomani kan, karena bapak ada diminta oleh Mardiana untuk menghubungi terdakwa Karomani kan? Betul kan?
Tamanuri: Betul.
Baca juga: Jaksa KPK Dian Hamisena Dibikin Kaget Saat Dengar Kesaksian Anggota DPRD Lampung Mardiana
Asril: Nah, sehingga terdakwa Karomani meminta waktu bapak untuk bisa bertemu dengan bapak?
Tamanuri: Iya.
Asril: Dalam hal untuk penyampaian hal-hal yang ingin disampaikan… Pertanyaan saya, apa yang akan disampaikan oleh terdakwa Karomani kepada bapak?
Tamanuri: Maaf… Maaf pak. Saya tidak pernah ketemu, karena waktu itu saya sudah ke luar daerah. Jadi saya tidak ketemu sama beliau…
Asril: Waktu itu bapak, waktu diminta oleh terdakwa untuk ketemu itu, bapak berada dimana? Waktu terdakwa minta ketemu dengan bapak, bapak lagi ada dimana?
Tamanuri: Saya ke luar daerah pak. Ya saya ke luar daerah…
Asril: Apakah bapak merekomendasikan untuk Mardiana yang bertemu dengan Karomani?
Tamanuri: Ya saya, ya saya bilang, ketemu aja sama ibu Mardiana.
Asril: Tentunya ada hal-hal yang disampaikan Karomani sehingga bapak menyampaikan lagi agar kepada Mardiana langsung. Apa yang disampaikan Karomani?
Tamanuri: Nggak tahu pak saya itu. Nggak tahu saya.
Asril: Gitu, tidak tahu ya… Ini bapak katakan, ‘saya masih di Pontianak, nanti saya ibu Mardiana, dia yang sangat berkepentingan, kira-kira jam berapa’. Itu yang bapak sampaikan kepada terdakwa kan? Ini chat bapak saya baca nih.. ‘saya masih di Pontianak, nanti saya ibu Mardiana, dia yang sangat berkepentingan, kira-kira jam berapa’. Nah apa jawaban dari terdakwa waktu itu?
Tamanuri: Waduh saya lupa pak.
Asril: Lalu, ‘ibu yang dulu sama saya itu, anaknya’ (chat WA:baca). Maksudnya apa itu? Chat ini, chat ini nih, ‘ibu yang dulu sama saya itu, anaknya’. Maksudnya apa itu?
Tamanuri: Ya maksudnya, anaknya yang mau masuk kedokteran itu.






