Asril: Hmm? Gini pak, ‘maaf pak Rektor, itu bu Mardiana sudah dari pagi mau menghadapa?’ Gitu?
Tamanuri: Iya, itu sebelumnya itu.. Sebelum yang kontek-kontek tadi itu. Setelah ada kelulusan itu..
Lingga: Apakah ibu Mardiana menyampaikan ke saudara? Bahwa dia sudah ketemu Rektor?
Tamanuri: Sudah. Iya. Lewat telpon.
Lingga: Untuk mengucapkan terimakasih?
Tamanuri: Iya, untuk mengucapkan terimakasih.
Lingga: Ada yang disampaikan bu Mardiana kepada Rektor waktu itu? Disampaikan ke saudara?
Tamanuri: Nggak tahu saya. Habis itu saya nggak ngerti lagi.
Lingga: Kalau masalah SPI? Disampaikan nggak?
Tamanuri: Tidak tahu saya.
Lingga: Nggak tahu? Tapi di penyidikan saudara tahu. Di penyidikan saudara jelaskan di penyidik, ‘menurut penyampaian bu Mardiana, beliau menyumbang SPI Rp350 juta’. Disampaikan itu?
Tamanuri: Iya..
Lingga: Ya tahu artinya kalau SPI. Lupa itu biasa. Tapi persidangan ini untuk meluruskan. Okey lanjut…
Asril: Nah tadi bapak menyampaikan kepada Mardiana mengenai keinginan terdakwa agar Mardiana bilang terimakasih. Terus bapak menyampaikan ke kepada terdakwa bahwa Mardiana sudah berangkat pagi, berdasar chat bapak ini. Nah setelah bertemu dengan terdakwa Karomani, apakah Mardiana pernah memberikan sesuatu informasi hasil pertemuan dengan terdakwa Karomani?
Tamanuri: Tidak ada lagi kontek-kontek. Tidak ada kontek-kontek lagi.
Asril: Bapak tanyakan nggak, terimakasih apa yang diminta oleh terdakwa kepada Mardiana?
Tamanuri: Tidak saya tanyakan seperti itu pak.
Baca juga: Disebut Mangkir Dari Panggilan Jaksa KPK, Anggota DPRD Lampung Mardiana Angkat Bicara
Asril: Tidak tanya?
Tamanuri: Tidak.
Asril: Dari percakapan bapak, bapak sangat intens berkomunikasi dengan terdakwa Karomani. Iya kan? Kenapa hasil akhirnya tidak tanya kepada Mardiana?
Tamanuri: Saya memang tidak lagi, karena pekerjaan saya di Jakarta banyak.
Asril: Ya kalau kerjaan bapak banyak kenapa ikut-ikut campur mengenai penerimaan mahasiswa ini?
Tamanuri: Ya memang tadinya seperti itu. Karena saya nggak waktu luang pak, setelah itu saya nggak bisa, karena…
Lingga: Tanyakan aja faktanya..
Asril: Yang kami tanyakan, kan bapak ini intens nih dari awal. Mulai dari permintaan Mardiana, lalu bapak intens berkomunikasi dengan terdakwa, sampai juga permintaan terdakwa agar Mardiana berterimakasih kepada terdakwa. Itu bapak sampaikan juga. Nah masa yang muncul, apa hasil terimakasih, bapak tidak tanya.
Tamanuri: Saya tidak tanya dan dia tidak melaporkan kepada saya.
Asril: Tidak melaporkan?
Tamanuri: Tidak.
Lingga: Cuma SPI itu saja yang dilaporkan? Rp350 juta?
Tamanuri: Iya.. Rp350 juta.
Asril: Jadi gitu ya. Nggak ada lagi, putus gitu aja ya?
Tamanuri: Putusss. Betul..






