Usai meninjau stok bawang di Pasar Induk Tamin, tim bergerak menuju distributor bawang merah dan bawang putih di Gang Antara 8 dekat pasar.
Distributor Sumi Suwondo menjelaskan ketersediaan bawang di Lampung dipasok dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
“Bawang merah saban hari masuk 5 ton dari Brebes. Kalau dari Lampung kurang, suka gak ada barang,” ujar dia kepada Leli Nuryati.
Sumi tidak menambah stok bawang di gudangnya, hanya memesan sesuai permintaan pasar. Selama bulan Ramadan permintaan pasar akan bawang menurun.
“Saat ini peminatnya kurang, kita sempat gak nambah lagi, cuma ngeluarin barang yang di sini. Takutnya kalau stok banyak, habis Lebaran harga turun,” kata dia.
Sumi mengaku meski stok bawang aman namun harga bawang merah mengalami kenaikan di tingkat distributor.
Harga bawang merah sebelumnya Rp21.000-Rp22.000 menjadi Rp24.000-Rp25.000 per kilogram.
Sementara harga bawang putih turun dari Rp22.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.
“Harga turun mengikuti dari pusat, harga di Jakarta berapa. Kalau gak ngikutin gak dapat barang,” pungkas Sumi.
Baca Juga : Arinal Djunaidi Berharap Ada Kerjasama Lampung dan Sleman
Setelah meninjau Pasar Induk Tamin dan distributor, Leli Nuryati berharap stok bawang di Lampung aman hingga Lebaran.
“Insyaallah Lampung Hijau, aman, sampai dengan Lebaran,” kata dia.






