Hukum  

Kejaksaan Kembali Berlakukan RJ di Kasus Narkotika

Kejaksaan Kembali Berlakukan RJ di Kasus Narkotika
Ilustrasi Dewi Keadilan. Foto: Istimewa

3. Tersangka Aditya Saputra dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi,nyang disangka melanggar Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga: 2 Perkara Narkotik di Kejati Lampung Dihentikan

Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a, Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

4. Tersangka Bayu Jefri Irawan dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi,nyang disangka melanggar Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a, Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

5. Tersangka Fajri dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi,nyang disangka melanggar Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a, Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

6. Tersangka Rahmad Annabel dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi,nyang disangka melanggar Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a, Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

7. Tersangka Fiki Yulia Saputra dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi,nyang disangka melanggar Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a, Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

8. Tersangka Sahrul Ramadhan F dari Kejaksaan Negeri Bukittinggi,nyang disangka melanggar Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a, Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.