Kalahkan DKI dan Jateng, Lampung Borong Dua Emas Kejurnas Senam Ritmik

Kalahkan DKI dan Jateng, Lampung Borong Dua Emas Kejurnas Senam Ritmik
Dominasi Lampung, Tim Senam Ritmik Senior & Junior Berjaya di Kejurnas. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

Kirka – Tim senam ritmik Provinsi Lampung tampil mendominasi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senam yang digelar di Gymnasium Arcamanik, Kota Bandung.

Tak tanggung-tanggung, dua medali emas di nomor beregu kategori Senior dan Junior berhasil disapu bersih oleh para pesenam Bumi Ruwa Jurai, Jumat, 8 Mei 2026.

Keberhasilan itu sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Lampung masih menjadi kekuatan utama dalam peta persaingan senam ritmik nasional, terutama menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di NTB-NTT mendatang.

Dominasi Senior dan Junior

Di kategori Senior, trio andalan Lampung yang diperkuat oleh Tri Wahyuni, Febila Sintia Putri, dan Felizya Adzkaa tampil nyaris sempurna.

Mereka sukses mengumpulkan poin tertinggi sebesar 183,8.

Raihan ini mengungguli pesaing ketat mereka, tim DKI Jakarta (Aulia Nahila Azahra dan Salsa Aulia) yang harus puas dengan medali perak setelah meraih skor 179,25.

Sementara itu, posisi ketiga atau medali perunggu diraih oleh Jawa Tengah dengan total poin 165,4.

Prestasi serupa juga ditorehkan di kategori Junior. Trio pesenam muda Lampung, Laila Faiha, Halida Kaia, dan Balqis Aisyah, tampil meyakinkan di hadapan juri.

Mereka meraih poin 79,5, mengandaskan perlawanan Jawa Tengah di posisi kedua (72,35) dan DKI Jakarta di posisi ketiga.

Kabid Binpres FGI Provinsi Lampung, Diki Novalino, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya, terutama di sektor junior yang memberikan kejutan besar.

“Alhamdulillah, dua medali emas di nomor beregu ini adalah kejutan, khususnya di kategori Junior.

Anak-anak tampil sangat tenang dan meyakinkan di lapangan,” ujar Diki saat dikonfirmasi via telepon seluler, Minggu, 9 Mei 2026.

Diki menambahkan, hasil di Bandung ini menjadi gambaran awal kekuatan daerah pesaing sebelum memasuki Babak Kualifikasi PON pada 2027 mendatang.

Menurutnya, konsistensi atlet menjadi kunci utama agar dominasi Lampung tetap terjaga.

“Secara teknis hasil ini sangat positif. Terima kasih atas doa pengurus FGI dan masyarakat Lampung. Kami berharap esok bisa tampil lebih baik lagi di nomor individu,” tambahnya.

Meski sudah mengantongi dua emas, tim Lampung dilarang cepat puas.

Ketua Delegasi Lampung, Budi Kurniawan, menginstruksikan para atlet untuk tetap fokus karena persaingan masih akan berlanjut di nomor individu.

“Kami sepakat agar atlet terus berkonsentrasi dan tidak lengah.

“Ada empat alat yang dilombakan, yaitu bola, hoop, simpai (hoop), dan gada. Masih ada peluang besar menambah medali di nomor perorangan ini,” tegas Budi.

Sebagai catatan, pada Kejurnas kali ini, Lampung mengirimkan total enam pesenam ritmik terbaiknya, yang terbagi rata antara kategori senior dan junior.