Menu
Precision, Actual & Factual

Ini Perusahaan Dalam Pusaran Korupsi Benih Jagung Lampung

  • Bagikan
Kirka.co
Ilustrasi dugaan korupsi dalam pengadaan benih jagung untuk wilayah Provinsi Lampung. Foto Istimewa

KIRKA – Tiga perusahaan terlibat dalam proyek distribusi benih jagung untuk Lampung. Belakangan kita tahu, distribusi benih jagung pada tahun 2017 tersebut dibidik pihak kejaksaan atas dugaan korupsi benih jagung.

Berdasarkan catatan KIRKA.CO disertai dengan data dan informasi yang tertuang dalam SIPP PN Tanjungkarang, persoalan korupsi benih jagung tersebut akan disidangkan pada 6 Oktober 2021 mendatang.

Baca Juga : Daftar JPU Perkara Korupsi Benih Jagung Lampung 

KIRKA.CO mendapati bahwa pihak kejaksaan turut melampirkan barang bukti ke dalam berkas perkara dua orang terdakwa. Adapun sosok terdakwanya ialah, eks Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung, Edi Yanto dan seorang rekanan, Imam Mashuri.

Dalam uraian barang bukti tersebut, KIRKA.CO mengamati adanya keterangan tentang tiga nama perusahaan. Salah satu perusahaan yang terlampir sebagai barang bukti tersebut, misalnya, PT Agri Kemia Natura.

Baca Juga : Jejak PT Agri Kemia Natura Di Benih Jagung 

Dalam catatan KIRKA.CO, Direktur PT Agri Kemia Natura, Ilham Mendrofa memberikan klarifikasi bahwa perusahaan tersebut memang berkaitan dengan proses-proses distribusi benih jagung tersebut. Sehingganya, ia pun turut diperiksa sebagai saksi.

”Benar saya diperiksa sebagai saksi. Selaku Direktur perusahaan Agri Kemia Natura. PT Agri Kemia Natura adalah distributor benih pioneer dan pelaksana kegiatan distribusi benih 2017 di Dinas Pertanian Lampung,” katanya pada 25 Maret 2021 lalu.

Baca Juga : Kejati: Ilham Mendrofa Jadi Saksi Perkara Benih Jagung

Penegasan tersebut berbanding lurus dengan uraian informasi barang bukti yang dilampirkan pada berkas perkara Edi Yanto dan Imam Mashuri. Keterangan di dalam lampiran barang bukti dan ungkapan Ilham Mendrofa tersebut, saling berkaitan.

KIRKA.CO juga mendapati perusahaan lain selain perusahaan Ilham Mendrofa. Perusahaan lain itu di antaranya, PT Dempo Agro Pratama Inti dan PT Harmoni Global Lestari.

  • Bagikan