KIRKA – Menteri BUMN Erick Thohir bangun desa di Lampung memakai uang pribadi dan bukan bersumber dari anggaran Kementerian BUMN.
Baca Juga : Erick Thohir Curhat Media Menulis Dirinya Rajin ke Ponpes, Ngapain?
Putra daerah Gunungsugih, Lampung Tengah itu menegaskan program yang dijalankan yayasannya bukan bagian dari kegiatan BUMN.
Sebanyak 88 desa di Lampung telah mengenyam pembangunan fasilitas umum yang dilakukan oleh anak-anak muda yang tergabung di dalam Yayasan Erick Thohir.
Seperti membangun fasilitas olahraga, perbaikan musala atau tempat ibadah, dan perbaikan jalan.
“Dan alhamdulilah bukan uang BUMN, uang pribadi, halal. Ini yang harus kita rajut sama-sama, bukan melihat siapa dan kenapa, tapi kita harus sama-sama membangun,” kata dia.
Hal itu disampaikan Erick Thohir dalam acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Kaum Muda Nahdliyin Lampung Tengah bersama Sahabat Erick Thohir pada Selasa, 10 Mei 2022, di Ponpes Walisongo, Kampung Wates.
“Hari ini saya pejabat publik, kalau pejabat publik ada waktunya habis. Tapi bismillah lillahi ta’ala tidak mungkin saya melupakan kampung halaman saya Lampung Tengah,” ujar dia.
Erick Thohir menuturkan dirinya membangun Yayasan Erick Thohir untuk mengenang ayahnya, Teddy Thohir, yang meninggal dunia pada 1 November 2016 lalu.
“Alhamdulillah untuk mengingat almarhum ayah saya yang meninggal lima tahun lalu. Saya memberanikan diri membuat yayasan,” kata dia.
Baca Juga : Erick Thohir Berucap Saya Orang Lampung
Pemilik klub sepakbola Inter Milan ini berpesan kepada para santri dan anak-anak muda Yayasan Erick Thohir agar terus menjaga karakter, ekonomi, pendidikan, dan keluarga.
“Kepintaran tanpa akhlak akhirnya zalim karena itu penting sekali keluarga kita harus menjadi pondasi yang kuat untuk memastikan kita tidak menjadi buih. Kita harus menjadi ombak,” pungkas dia.






