Menu
Precision, Actual & Factual

Diduga Peras Kades, Diancam 9 Tahun Penjara

  • Bagikan
Tangkapan Layar SIPP PN Liwa Atas Nama Terdakwa Farit Wijaya Dengan Klasifikasi Perkara Pemerasan Dengan Pengancaman. Eka Putra

KIRKA.CO – Oknum anggota sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat akan segera diadili, dirinya diduga telah melakukan pemerasan terhadap Peratin/Kades di Kecamatan Karya Penggawa dengan barang bukti uang sebesar Rp6 juta.

Oknum ini bernama Farit Wijaya, ia mengaku sebagai seorang anggota LSM/Ormas bernama Lembaga Pengawas Pembangunan Daerah Kabupaten Pesisir Barat, dalam modusnya untuk mengajak “Berdamai” para Peratin Se-Kecamatan Karya Penggawa.

Pada sangkaan perbuatannya, di awal 2021 ini Farit menghubungi perwakilan para Peratin sembari menawarkan pertemanan, dengan pula menyampaikan kisah-kisahnya yang pernah melaporkan beberapa orang ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dalam percakapannya oknum ormas ini akhirnya meminta sejumlah uang dengan alasan untuk membayar kontrakan kantor LSM yang ia naungi, namun saat itu masih belum ada kesepakatan keduanya lantaran belum didiskusikan oleh seluruh Peratin.

Empat hari berselang, Farit kembali menghubungi perwakilan Peratin tersebut dan mengatakan bahwa dirinya akan segera melaporkan beberapa Peratin, yang pada akhirnya memunculkan kesepakatan untuk bertemu dan penyerahan uang Rp6 juta.

Akibat ulahnya tersebut, Farit Wijaya pun dijadwalkan akan segera disidangkan pada selasa besok (18/05), di Pengadilan Negeri Liwa dengan sangkaan pelanggaran Pasal 368 Ayat (1) KUHP yang mengatur tentang pemerasan dengan ancaman pidana penjara paling lama selama 9 tahun.

  • Bagikan