AJI Indonesia Rilis Indeks Keselamatan Jurnalis 2022

AJI Indonesia Rilis Indeks Keselamatan Jurnalis 2022
Laporan AJI Indonesia tentang Indeks Keselamatan Jurnalis 2022.

Berkaca pada permasalahan di atas, AJI Indonesia mengembangkan Indeks Keamanan Media dan Jurnalis di Indonesia untuk mendukung advokasi, kampanye jangka panjang keselamatan dan keamanan pekerja media.

Indeks Keamanan Media dan Jurnalis di Indonesia dituangkan dalam laporan yang berjudul Indeks Keselamatan Jurnalis 2022 oleh AJI Indonesia.

Dalam laporannya, AJI Indonesia rilis Indeks Keselamatan Jurnalis 2022 dari hasil riset Journalist Safety Index.

1. Secara umum pengetahuan jurnalis mengenai risiko keamanan fisik, digital, psikologis, maupun kekerasan seksual sangat baik.

Hal ini ditandai antara lain dengan index rata-rata pemahaman yang berkisar 3-4 untuk tiap dimensi.

2. Meski pengetahuan jurnalis mengenai protokol keamanan cukup tinggi, tetapi ketaatannya bervariasi.

Misalnya dalam persiapan liputan berisiko, jurnalis menganggap sangat perlu memiliki penghubung di lapangan sebelum melakukan liputan.

Tetapi penerapannya hanya 48% jurnalis di Jakarta dan 57% jurnalis di luar Jakarta yang pernah melakukannya.

Begitu juga dengan protokol keamanan data. Mayoritas jurnalis tahu pentingnya menggunakan jasa layanan surel terenkripsi untuk melindungi data dari serangan digital.

Namun hanya 43% jurnalis di Jakarta dan 51% jurnalis di luar Jakarta yang menerapkannya.

3. Riset ini juga menemukan mayoritas jurnalis memahami dengan baik aspek-aspek kekerasan seksual kecuali pada beberapa indikator.

Ketika ditanya bentuk tindakan yang masuk kategori kekerasan seksual, terdapat 29% jurnalis laki-laki di luar Jakarta yang tidak menyebutnya sebagai kekerasan seksual.