Menu
Precision, Actual & Factual

Ahmad Handoko Kuasa Hukum Praperadilan Tersangka Korupsi Hengky Widodo

  • Bagikan
Ahmad Handoko. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Praperadilan yang dimohonkan oleh Hengky Widodo alias Engsit tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Ir.Sutami-Sribawono, diketahui telah dikuasakan kepada Ahmad Handoko selaku penasihat hukum dan akan segera digelar pada Rabu mendatang (19/05).

Melalui pesan Whatsapp (16/05), kepada KIRKA.CO Ahmad Handoko membenarkan permohonan praperadilan Engsit dikuasakan kepadanya, namun ia masih enggan membeberkan poin permohonan kliennya tersebut.

“Terkait permohonan praperadilan Hengky Widodo benar telah dikuasakan ke tim kami, tapi soal poin prapidnya nanti saja kita dengar sama – sama di persidangan besok,” ungkap Handoko.

Diketahui pada permohonan praperadilan ini, Kepolisian Daerah Lampung menjadi pihak termohon dengan klasifikasi perkara sah atau tidaknya penetapan tersangka yang disematkan kepada Hengky Widodo selaku Komisaris Utama PT. Usaha Remaja Mandiri (PT URM) dengan perkiraan kerugian negara Rp65 miliar.

Dari informasi yang dihimpun, penetapan tersangka tersebut dianggap tidak sah dengan alasan tidak sesuai dengan SOP, yang dilakukan Polda Lampung sebelum adanya hasil resmi perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Selain Engsit, pada dugaan korupsi proyek jalan di tahun 2018 tersebut Polda Lampung juga telah menetapkan empat tersangka lain yakni Bambang Wahyu Utomo selaku Direktur PT. URM, Seorang pengawas proyek bernama Bambang Hariadi, dan dua orang ASN pada Direktorat Bina Marga Kementerian PUPR bernama Sahroni dan Rukun Sitepu.

  • Bagikan