Menu
Precision, Actual & Factual

Update Terbaru. Perkara Korupsi PT Usaha Remaja Mandiri di Polda Lampung

  • Bagikan
Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Mestron Siboro. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Penyidik Kepolisian pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung dinyatakan sedang melakukan penyusunan berkas atas kasus korupsi yang diduga melibatkan PT Usaha Remaja Mandiri (URM).

Begitu tahapan ini selesai, maka penyidik kepolisian akan melimpahkan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi Lampung.

Meski tak disebutkan kapan waktu pelimpahan berkas untuk diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Mestron Siboro mengatakan, pihaknya telah usai melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi.

Hal itu diutarakannya usai ditanya KIRKA.CO tentang apakah penyidik masih melakukan permintaan keterangan dari saksi terperiksa atau pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara ini.

Keterangan Mestron Siboro ini dilontarkannya pada Minggu, 9 Mei 2021. Poin penjelasan dari dia adalah tentang pemberkasan dan menanti perhitungan kerugian negara.

Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa tidak ada lagi pemeriksaan kepada saksi-saksi.

Sebelumnya, Penyidik Kepolisian menetapkan 5 orang tersangka atas kasus ini.

Kasus ini menyoal tentang pengerjaan proyek jalan nasional Ir Sutami Sribawono senilai Rp147 miliar oleh PT URM.

Diantara tersangka, salah satunya adalah HE. Inisial ini berdasar informasi yang diterima KIRKA.CO adalah Hengky Widodo alias Engsit.

Penyidik juga sebelumnya telah menyita uang Rp10 miliar yang diberikan oleh PT URM. Penyidik menduga negara telah merugi senilai Rp60 miliar karena perbuatan yang berkenaan dengan tindak pidana korupsi.

Kasus ini diketahui turut masuk dalam perkara yang disupervisi oleh KPK.

  • Bagikan