Kirka – Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Lampung menggelar seleksi atlet secara terbuka di Gelanggang Olahraga (GOR) Sumpah Pemuda, Way Halim, mulai Jumat, 13 Februari 2026.
Ajang yang berlangsung hingga Sabtu, 14 Februari 2026 ini bertujuan menjaring tim inti untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Manado, Sulawesi Utara.
Ketua Pengprov Pertina Lampung, Hermanto ST, menegaskan proses seleksi berjalan ketat dan tanpa kompromi.
Pihaknya melibatkan tim seleksi serta wasit dan juri bersertifikat nasional untuk menjamin objektivitas penilaian di atas ring.
“Kami memfasilitasi persiapan ini demi karir atlet ke depan, karena mereka adalah aset Provinsi Lampung.
“Seleksi kami lakukan ketat agar petinju yang benar-benar siap dan punya potensi yang terangkat ke tingkat nasional,” kata Hermanto, Jumat, 13 Februari 2026.
Mekanisme seleksi mengacu pada standar multievent nasional terakhir (PON XXI 2024).
Sebanyak 20 nomor pertandingan dibuka, terdiri dari 11 kelas Elite Men (putra) dan 9 kelas Elite Women (putri) berdasarkan berat badan.
Hermanto meminta seluruh perwakilan dari Pengurus Kabupaten (Pengkab), Pengurus Kota (Pengkot), dan sasana tinju se-Lampung memanfaatkan momen ini secara maksimal.
“Kami menyaring serius potensi yang ada serta melihat peluang pada kelas berapa kita bisa lebih maksimal, baik putra maupun putri. Fokus tugas Pengprov adalah pembinaan,” ujarnya.
Terkait kuota atlet yang akan diberangkatkan, Hermanto menyatakan hal tersebut bergantung pada hasil akhir seleksi.
Atlet yang lolos nantinya akan langsung menjalani Pemusatan Latihan (TC) terpadu, mengingat jadwal pelaksanaan PON Beladiri diperkirakan bergulir pada Juli atau Agustus 2026.
“Waktu terbilang mepet. Kami berusaha memaksimalkan persiapan dengan kerja keras bersama pengurus, pelatih, dan atlet, serta dukungan doa dari orang tua atlet,” pungkas Hermanto.






