KIRKA – Unila umumkan kondisi pengerjaan proyek rehabilitasi lapangan sepak bola melalui web resminya pada 2 Agustus 2022.
Dikutip dari www.unila.ac.id, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila, Prof Asep Sukohar mengatakan pengerjaan proyek tersebut memang perlu penyempurnaan.
”Agar secepatnya disempurnakan sehingga dapat segera digunakan,” katanya di web resmi Unila itu. Pengerjaan rehabilitasi lapangan sepak bola itu, katanya akan digunakan pada berbagai acara olah raga.
Ungkapan dari Asep Sukohar itu dikemukakan bersamaan dengan adanya peninjauan terhadap pengerjaan rehabilitasi lapangan sepak bola tersebut bersama Dispora Lampung.
Sebab pengerjaan proyek itu ditender melalui Dispora Lampung dengan nilai tender sejumlah kurang lebih Rp 1,8 miliar. Tender itu menggunakan APBD Tahun Anggaran 2021.
Pengerjaan proyek itu sempat menjadi polemik. Usai menjadi polemik, Unila umumkan kondisi pengerjaan proyek rehabilitasi lapangan sepak bola tersebut.
Baca juga: Aktivis Antikorupsi Soroti Polemik Rehab Lapangan Sepak Bola Unila
Plt Kepala Dispora Lampung, Descatama Paksi Moeda turut dalam peninjauan proyek tersebut. Menurut keterangan dari dia, Dispora Lampung sudah memerintahkan pihak rekanan untuk melakukan perbaikan-perbaikan.
Kata dia di dalam rilis resmi di web Unila tadi, proyek tersebut masih dalam tahap pemeliharaan dan belum diserahkan kepada pihak Unila melalui Dispora Lampung.
Pihak rekanan pun turut dalam peninjauan proyek itu dan diwakili oleh seseorang bernama Ade Agung.
Berdasar pada rilis tadi, disebutkan bahwa dari hasil peninjauan, pekerjaan revitalisasi lapangan sepak bola Unila itu masih perlu dilakukan sejumlah penyempurnaan di beberapa titik.
Kepala Prodi Penjas Unila, Heru Sulistianta dalam rilis tersebut membeberkan hal-hal apa saja yang masih perlu diperbaiki dari pengerjaan proyek tadi.
Dia disebutkan menyampaikan bahwa perbaikan yang diperlukan itu di antaranya penimbunan lubang-lubang yang tidak rata. Kemudian pada soal penyulaman rumput dan pemupukan kembali.
Baca juga: Respons Dispora Lampung Soal Polemik Lapangan Bola Unila
”Secara teknis kondisi lapangan sudah lebih baik dari sebelumnya. Namun perlu ada beberapa perbaikan seperti penimbunan lubang-lubang yang tidak rata, penyulaman rumput, dan pemupukan kembali, sehingga lapangan sepak bola Unila semakin layak untuk dijadikan sarana bertanding sepak bola,” katanya.
Ade Agung kemudian dikatakan menyampaikan tanggapan tentang hasil peninjauan proyek di Unila tersebut. ”Kita selaku rekanan siap bertanggung jawab untuk melaksanakan penyempurnaan-penyempurnaan seperti hasil rekomendasi team dari Dispora dan Universitas Lampung,” katanya.






