Telan Rp152 Miliar, Intip Deretan Fasilitas Modern RSUD Krui yang Baru Diresmikan Prabowo

Telan Rp152 Miliar, Intip Deretan Fasilitas Modern RSUD Krui yang Baru Diresmikan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, dalam acara peresmian dan peninjauan fasilitas RSUD K.H. Muhammad Thohir di Krui, Pesisir Barat, Lampung. Foto: Arsip Setpres/Kirka/I

Kirka – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.H. Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Pengoperasian fasilitas medis dengan nilai investasi mencapai Rp152,99 miliar tersebut menjadi langkah strategis pemerintah guna memastikan pemerataan layanan kesehatan berkualitas di kawasan pesisir dan daerah terpencil.

Kehadiran wajah baru RSUD Krui secara langsung memangkas ketergantungan warga setempat terhadap layanan rujukan di pusat kota.

Kapasitas rawat inap kini meningkat drastis dari 98 menjadi 137 tempat tidur, sudah termasuk penerapan ruang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Selain penambahan tempat tidur, pemerintah juga menghadirkan beragam fasilitas modern seperti ruang ICU, ICVCU, layanan hemodialisa (cuci darah), kamar operasi, radiologi, hingga laboratorium canggih.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang mendampingi kunjungan kerja Presiden, melaporkan bahwa perombakan RSUD K.H. Muhammad Thohir merupakan bagian dari proyek nasional pembangunan 66 rumah sakit rujukan.

Fokus utamanya adalah mendekatkan penanganan medis untuk lima penyakit paling mematikan.

“66 rumah sakit dibangun agar bisa melayani sakit stroke, jantung, kanker, ginjal, ibu dan anak. Lima penyebab kematian utama agar semuanya dilayani dan selesai di sini,” papar Budi.

Terkait kesiapan operasional, Budi memastikan pembangunan fisik telah rampung 100 persen.

Saat ini, peralatan medis bernilai puluhan miliar rupiah sedang dalam proses pengiriman menuju lokasi.

Ketersediaan tenaga medis spesialis juga hampir terisi penuh, termasuk penempatan dokter spesialis jantung yang ditarik khusus dari ibu kota provinsi untuk mendukung pelayanan.

Sebelum prosesi peresmian, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau kesiapan sejumlah area pelayanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga deretan poliklinik.

Di sela-sela peninjauan, Kepala Negara tampak menyapa langsung para pasien dan melayani permintaan swafoto dari para tenaga kesehatan.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya tata kelola rumah sakit yang berpihak pada masyarakat.

Ia memberikan instruksi tegas agar kemegahan infrastruktur yang telah dibangun diimbangi dengan standar pelayanan prima.

“Saya berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik, dijaga kebersihannya, dilaksanakan manajemen yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan kepada rakyat. Masyarakat harus merasakan manfaat nyata,” tegas Presiden.

Sekadar informasi, proyek revitalisasi RSUD K.H. Muhammad Thohir sepenuhnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui skema Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Rampungnya proyek strategis di Kabupaten Pesisir Barat mengukuhkan komitmen pemerintah bahwa pembangunan infrastruktur kesehatan kini bergerak menjangkau wilayah pelosok, memastikan setiap warga negara mendapat hak pelayanan medis yang setara.