APH  

Satgas Anti Mafia Tanah Cegah Oknum Bermain

Kirka.co
Ilustrasi Mafia Tanah. Foto Istimewa

Suadi Romli menguraikan, bahwa setiap mafia tersebut beraksi, selalu ada kelompok yang membackup dan menyokongnya, terlebih jika harus mengeluarkan modal untuk melancarkan peralihan kepemilikan.

Seluruhnya telah tersistem dengan sangat rapih dan terencana, dari oknum pemodal hingga pada oknum eksekutornya, seluruh yang bekerja sangat ahli dan memiliki perannya masing-masing.

“Mafia tanah itu tidak bekerja sendirian, pasti ada kelompok yang beraksi bersama, termasuk biasanya ada oknum pemodalnya untuk memuluskan aksinya, sebab perebutan legalitas kepemilikan tanah dalam sengketa memakan biaya yang sangat besar, untuk pelicin sana sini,” lanjutnya.

Maka melihat hal ini, ia meminta kepada masyarakat agar jangan pernah takut untuk segera melaporkan jika menjadi korban tindak kejahatan para mafia, apalagi jika mengetahui ada keterlibatan para oknum Aparat Penegak Hukum.

“Dalam hal ini saya melihat seluruhnya terstruktur, dan jelas menjadi sebuah sindikat, masyarakat jangan pernah takut jika mangalami modus-modus ini, laporkan saja ke satgas anti mafia yang sudah terbentuk, tinggal kita tunggu saja langkahnya jika ada oknum-oknum yang terbukti bermain, para penegak hukum ada nyali atau tidak untuk memenjarakannya,” tutupnya.