KIRKA – Pemerintah gencar memburu para mafia tanah dengan membentuk Satgas Anti Mafia Tanah, diharapkan mencegah berbagai cara elegan yang dilakukan mafia tanah hingga bermain dengan para oknum APH, untuk merebut legalitas kepemilikan lahan.
Permasalahan timpang tindih kepemilikan lahan, yang membuat saling klaim dan berujung ke meja hijau, atau bahkan hingga menjadi konflik berkepanjangan yang merenggut puluhan nyawa, telah terjadi berlarut-larut tak kunjung selesai dan terus bertambah.
Untuk itu, selain peran aktif pemerintah yang kini tengah memerangi penjahat agraria tersebut, masyarakat pun diminta untu tetap berwaspada menghindari para mafia dan jangan sedikit pun memberikan ruang kesempatan para bandit itu bermain.
Yang hingga saat ini, berbagai modus dan cara terus dilakukan oleh para kelompok mafia itu, demi merebut aset berharga milik warga baik secara elegan maupun dengan cara pemaksaan.







