KIRKA.CO – Tim Ahli Puslabfor Mabes Polri bersama Polsek Telukbetung Selatan kembali mendatangi proyek pembangunan yang dikerjakan oleh PT Nusa Raya Cipta selaku Main Kontraktor.
Penyelidikan pasca runtuhnya pembangunan lantai 5 dan 6 proyek Komplek Apartemen dan Mall Lampung Bay City yang terjadi pada Sabtu (27/03) terus dilakukan.
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa Saksi, yakni tiga pekerja bangunan serta seorang pengawas safety officer.
Kedatangan kembali petugas untuk mengetahui penyebab utama ambruk nya sebagian gedung yang menewaskan seorang pekerja bernama Ruslaini, warga Brebes, Jawa Tengah serta Joni warga Bandar Lampung yang mengalami luka berat.
Terkait kedatangan Tim Ahli Puslabfor Mabes Polri, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budiyanto mengatakan. Kedatangan mereka untuk menyelidiki penyebab ambruknya bangunan tersebut.
“Iya Mereka (Tim Ahli_red) bersama Kami kembali menggelar olah TKP, dari sana sudah mengambil beberapa sample untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium, biasanya hasil laboratorium sendiri baru keluar setelah 14 hari,” katanya.
Selain Polisi, kasus ambruknya proyek pembangunan ini juga tengah diselidiki oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung.
Pada tanggal 29 Maret 2021 lalu, Tim Disnaker telah mendatangi lokasi kejadian, adapun sejumlah fakta yang didapat Disnaker terhadap kondisi yang berbahaya dalam pengerjaan proyek tersebut.
Yakni diduga adanya getaran akibat peralatan concrete pump yang menempel pada dinding cor. Hingga menyebabkan kendornya scafolding penahan cor.






