Pemkot Alokasikan Gaji PPPK Guru Bandar Lampung Rp92 M

Pemkot Alokasikan Gaji PPPK Guru Bandar Lampung Rp92 M
Pemkot Bandar Lampung menggelar jumpa pers terkait gaji PPPK Guru di Ruang Rapat Inspektorat kota setempat pada Senin (26/9). Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Pemkot alokasikan gaji PPPK Guru Bandar Lampung Rp92 M pada Rancangan APBD Tahun Anggaran (TA) 2023.

“Untuk TA 2023, Gaji 1.166 PPPK Guru sudah dianggarkan sebesar Rp92 miliar,” kata Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan bersama Itjen Kemendagri di Jakarta pada Rabu, 28 September 2022.

Itjen Kemendagri mengundang Pemkot Bandar Lampung lewat Surat Nomor: 005/2620/IJ tertanggal 26 September 2022.

Pertemuan tersebut membahas isu tentang Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru yang sempat viral di media sosial.

Baca Juga: Gaji PPPK Bandar Lampung Terkendala Peraturan Menteri Keuangan 

Eva Dwiana menyampaikan honorarium PPPK Guru di tahun ini juga sudah dianggarkan sebesar kurang lebih Rp11,7 miliar.

“Pembayaran Gaji PPPK murni menggunakan dana APBD Perubahan Kota Bandar Lampung, bukan DAU,” jelas dia.

Saat ini, APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022 sedang dalam tahap evaluasi di Pemprov Lampung.

Gaji PPPK Guru Bandar Lampung sempat menjadi sorotan publik ketika puluhan PNS yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja itu mengadu ke Hotman Paris Hutapea di Kedai Kopi Johny. 

Mereka meminta bantuan pengacara kondang tersebut, untuk memperjuangkan haknya terkait gaji yang belum dibayarkan.

“Sudah 10 bulan, hingga hari ini kami belum menerima apapun,” ujar salah satu Guru PPPK Bandar Lampung dalam video yang beredar di media sosial, Senin, 26 September 2022.

“SK baru dikeluarkan bulan Juli 2022, padahal itu seharusnya dikeluarkan pada Januari 2022,” lanjut dia.

Baca Juga: Puluhan Guru PPPK Bandar Lampung Minta Bantuan Hotman Paris 

Menyikapi persoalan tersebut, Pemkot Bandar Lampung bergerak cepat dengan menggelar jumpa pers di hari yang sama.

Jumpa pers dipimpin oleh Pj Sekda Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, dihadiri Itjen Kemendagri, Inspektorat Provinsi Lampung, DPRD Kota Bandar Lampung, dan Kepala Dinas terkait.

Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Wiyadi, menyampaikan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) akan dibagikan di bulan Oktober.

“SK dan SPMT ini menjadi dasar bagi mereka untuk menerima gaji berikut tunjangan pada November-Desember 2022,” jelas Wiyadi.

Sementara pada RAPBD 2023, pemkot alokasikan gaji PPPK Guru Bandar Lampung Rp92 M.

Respon pemkot diapresiasi oleh Itjen Kemendagri Tumonggi Siregar.

“Kami pastikan bahwa pemerintah hadir dalam menyelesaikan masalah-masalah seperti ini. Tentu butuh proses. Ini hanya proses administrasi saja,” kata Tumonggi.