KIRKA – Lampung Corruption Watch (LCW) meminta agar KPK membuka hasil analisis awal terhadap data LHKPN Wagub Lampung, Chusnunia Chalim.
Hal itu seharusnya segera disampaikan KPK kepada publik setelah lembaga antirasuah tersebut mengumumkan adanya pemanggilan terhadap Chusnunia Chalim.
Ketua LCW, Juendi Leksa Utama menilai hal itu mesti dilakukan KPK sebagai wujud dari transparansi dan pemenuhan informasi kepada publik.
“Hasil analisis awal dari data LHKPN setiap Penyelenggara Negara yang berujung dipanggil, mestinya disampaikan ke publik. Itu penting, perlu dan wajib,” ujar Juendi di Bandar Lampung, 17 Mei 2023.
LCW menyarankan agar KPK tidak ‘menyembunyikan’ hasil analisis LHKPN Wagub Lampung tersebut terlalu lama dari publik.
“Pada pokoknya, informasi dari KPK harus lah lengkap kepada publik, jangan digantung-gantung terlalu lama,” sarannya.
Ihwal hasil analisis LHKPN Chusnunia Chalim ini, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK angkat bicara.
Baca juga: Sebelum Dipanggil, LHKPN Wagub Lampung Chusnunia Chalim Sudah Dianalisa KPK
Menurut dia, hasil analisis berikut dengan temuan pasca pemanggilan Chusnunia Chalim belum diterimanya dari jajarannya.
Pahala Nainggolan sebelumnya mengatakan bahwa hasil analisis awal dari LHKPN Chusnunia Chalim akan dibeberkan usai dilakukan klarifikasi terhadap Wagub Lampung itu.
LCW sebelumnya menduga data LHKPN Chusnunia Chalim sebagai Penyelenggara Negara tidak terdata secara lengkap di situs e-LHKPN.
LCW mencatat bahwa data LHKPN Chusnunia Chalim di situs e-LHKPN hanya ketika Chusnunia berstatus orang nomor dua di Pemprov Lampung.
Padahal, Chusnunia Chalim juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI dan Bupati Lampung Timur yang semestinya harus dilaporkan dalam bentuk pelaporan LHKPN ke situs e-LHKPN.
Ketidaklengkapan pelaporan LHKPN itu diduga LCW sebagai salah satu hal yang janggal.
Chusnunia Chalim diketahui telah menghadiri panggilan KPK terkait LHKPN miliknya pada 17 Mei 2023.
Baca juga: Wagub Lampung Chusnunia Chalim Jalani Pemeriksaan Soal LHKPN Selama 4 Jam
Chusnunia Chalim yang tenar dipanggil Nunik itu diperiksa KPK selama 4 jam. Usai menjalani pemeriksaan, Nunik irit bicara saat ditanyai ihwal pemeriksaan yang ia jalani.






