Menu
Precision, Actual & Factual

Kejaksaan Bilang Dugaan Korupsi Karang Taruna Lamtim Masih Berjalan, Sebaiknya Itu Benar

  • Bagikan
Kirka.co
Ilustrasi Kejaksaan. Foto Istimewa.

KIRKA.CO – Sejak diadukan pada tahun 2019, perkara dugaan korupsi yang berkenaan dengan penggunaan Dana Bantuan Sosial atau Bansos pada Karang Taruna Lampung Timur disebut masih ditangani pihak kejaksaan.

Pada tahun 2020, penanganan kasus tersebut telah sampai pada tahap penyidikan.

Meski begitu, Kejaksaan Negeri Lampung Timur belum mengumumkan penetapan tersangka.

Hal itu ditengarai karena belum terbitnya perhitungan kerugian negara dari BPKP.

Adalah Forum Penyelamat Aset Lampung Timur atau Format Astim bersama Komunitas Aktivis Muda Indonesia Lampung Timur yang terlibat dalam membuat aduan dan memantau penanganan perkara ini.

KIRKA.CO pada Rabu, 7 Juli 2021 telah menghubungi Ketua Komunitas Aktivis Muda Indonesia Lampung Timur Al Basit.

Ia belum memberikan komentar terkait sejauh mana penanganan perkara tadi berjalan di kejaksaan.

Sejauh informasi yang diterima KIRKA.CO, penanganan kasus tersebut masih tetap ditangani oleh bidang Pidana Khusus Kejari Lampung Timur.

Hal ini diutarakan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Lampung Timur, M Ali Qadri baru baru ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Lampung Timur Apriyono sampai saat ini belum memberikan respons tentang penanganan perkara ini.

KIRKA.CO telah melayangkan pertanyaan seputar penanganan perkara ini kepadanya dan memohon untuk memberikan koreksi apabila hal yang ditanyakan kepadanya tidak valid. Meski demikian, Apriyono tidak juga merespons.

Diketahui, Karang Taruna Lampung Timur dipimpin oleh Akmal Fatoni. Dalam publikasi yang terlacak oleh KIRKA.CO, Akmal Fatoni menyebut dirinya dilantik sebagai Ketua Umum ketika Lampung Timur dipimpin oleh Chusnunia Chalim.

Hal itu didasarkan pada SK Karang Taruna Lamtim Nomor: 76/06-SK/2018 yang langsung dikeluarkan oleh Bupati Lampung Timur terdahulu, Chusnunia Chalim, klaim Akmal Fatoni pada 28 April 2018.

KIRKA.CO sudah menghubungi Akmal Fatoni lewat nomor ponselnya. Pada Rabu malam, 7 Juli 2021, yang bersangkutan belum merespons permintaan klarifikasi kepadanya.

Tips: KIRKA.CO akan terus melakukan penelusuran informasi terkait penanganan perkara ini.

Bila ada pembaca yang ingin membuka persoalan ini lebih terang, silakan berbagi informasi maupun dokumen lain, dengan mengirimkannya ke [email protected] atau ke nomor kontak 087711033737.

  • Bagikan