Baca Juga : Dugaan Pungli Uang Komite di Bandar Lampung
“Jadi mohon maaf pihak sekolah bukan rentenir yang harus menagih. kalau ada orang tua murid gak mampu, mesti diberi keringanan. Karena gak semua wali murid orang mampu,” ucap dia.
“Ingat, tujuan dasar sekolah karena ingin mencerdaskan anak bangsa. Nah, jadi bukan komersil. Kalau niatnya mencerdaskan anak bangsa bisa diajak ngbrol atau diskusi para orang tua siswa,” sindir dia.
Di lain sisi, ia juga sudah menerima aduan pembelian baju batik, kaos dan muslim dari wali murid SMPN 29 Kota Bandar Lampung.
“Harganya bervariasi, untuk tiga stel Rp 800 ribu, kita juga bingung. Orang gak sekolah dipaksa beli baju, terus Kapan pakainya dan untuk apa,” tanya dia.
“Orang muslim disuruh beli baju muslim. Rata-rata orang muslim pasti ada baju muslim. Kenapa gak pakai baju itu aja,” ungkap dia.
“Ngapain pihak sekolah menyediakan pengadaan baju muslim. Nanti diangkat orang, ada apa ini,” ucap dia.






