Menu
Precision, Actual & Factual

Gaduh Dana Hibah KONI Lampung, Kejati selalu Pantau dan Tunggu Laporan Masyarakat

  • Bagikan
"Kejati Lampung selalu memantau setiap pemberitaan yang ada di media massa terutama yang menyita perhatian masyarakat, termasuk pada pemberitaan dana Hibah KONI Lampung tersebut," ungkap Andrie, Rabu 16 Juni 2021.

KIRKA.CO – Terkait gaduh dana hibah yang diterima oleh KONI Lampung guna persiapan PON XX Papua Oktober mendatang, Kejaksaan Tinggi Lampung saat ini tengah memantau perkembangannya pada setiap pemberitaan di media masaa, pihaknya juga menunggu laporan masyarakat yang memiliki bukti lengkap untuk selanjutnya dapat ditindaklanjuti.

Melalui Kepala Seksi Penerangan Hukumnya, Andrie W. Setiawan, Kejaksaan Tinggi Lampung menerangkan bahwa pihaknya selalu memantau setiap pemberitaan yang ada di media massa, termasuk pada wacana dari banyak pihak yang menyebut adanya dugaan ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran dana hibah yang diterima oleh KONI Lampung.

“Kejati Lampung selalu memantau setiap pemberitaan yang ada di media massa terutama yang menyita perhatian masyarakat, termasuk pada pemberitaan dana Hibah KONI Lampung tersebut,” ungkap Andrie, Rabu 16 Juni 2021.

Ia pun menambahkan, bahwa dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Lampung menunggu aduan resmi dari masyarakat, dengan seluruh lampiran yang jelas beserta bukti-bukti yang lengkap, sehingga dapat menjadi sebuah laporan yang bisa segera ditindaklanjuti, bukan hanya sekedar buah bibir yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan merugikan pihak-pihak yang turut disebutkan.

“Dalam hal ini, Kejaksaan Tinggi Lampung menunggu aduan resmi dari nasyarakat, dan jika dinyatakan lengkap serta layak menjadi sebuah laporan yang bisa dipertanggungjawabkan, maka akan segera kami tindak lanjuti, yang terlebih dahulu pastinya akan kami mintakan klarifikasi,” imbuhnya.

Sebelumnya diketahui bahwa KONI Lampung disebut belum juga menyerahkan laporan penggunaan Anggaran tahun 2020, yang juga membuat DPRD Provinsi Lampung terdorong untuk membentuk Panitia Khusus guna meminta kejelasan pihak KONI Lampung dalam penggunaan anggaran dari dana hibah tersebut.

Sementara disebutkan bahwa dana hibah itu sendiri dianggarkan akan diterima oleh KONI Lampung mencapai sebesar total Rp55 miliar, yang juga diketahui kini baru dikucurkan sebanyak Rp30 miliar dan belum ada laporan pertanggungjawaban terkait penggunaannya oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Lampung tersebut.

  • Bagikan