Eskalasi Politik Lampung Meningkat pada Pemilu 2024

Eskalasi Politik Lampung Meningkat pada Pemilu 2024
Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lampung, Hermansyah, menyampaikan eskalasi politik di Provinsi Lampung meningkat pada Pemilu 2024. Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Eskalasi politik Lampung meningkat pada Pemilu 2024 berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang disusun oleh Bawaslu RI.

Bawaslu RI merilis IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang terdiri dari 4 dimensi dengan 12 subdimensi dan 61 indikator.

Empat dimensi dan subdimensi IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024:

1. Konteks Sosial Politik: Keamanan; Otoritas Penyelenggara Pemilu; Otoritas Penyelenggara Negara.

2. Penyelenggaraan Pemilu: Hak Memilih; Pelaksanaan Kampanye; Pelaksanaan Pemungutan Suara; Ajudikasi dan Keberatan Pemilu; Pengawasan Pemilu.

3. Kontestasi: Hak Dipilih; dan Kampanye Calon.

4. Partisipasi: Partisipasi Pemilih; dan Partisipasi Kelompok Masyarakat.

IKP 2024 ini disusun dari hasil input data dari Bawaslu provinsi, dan berdasarkan hasil agregat penghitungan kabupaten/kota.

Berdasarkan analisa tersebut, Bawaslu RI membagi tingkat kerawanan Pemilu 2024 dalam tiga kategori yaitu Rawan Tinggi, Rawan Sedang, Rawan Rendah.

Secara nasional, Provinsi Lampung berada di tingkat Rawan Sedang dengan skor 64,61.

Nilai rerata ini membaik apabila dibandingkan dengan IKP 2019, dimana Provinsi Lampung masuk kategori Rawan Tinggi dengan skor 49,56.

Namun, dari dua dimensi penyusun IKP 2024, Provinsi Lampung masuk dalam daftar 10 provinsi dengan kategori Rawan Tinggi untuk dimensi Penyelenggaraan Pemilu dan Kontestasi.

Pada dimensi Penyelenggaraan Pemilu 2024, Provinsi Lampung berada di peringkat sembilan dengan skor 81,13.

Sementara, dimensi Kontestasi Pemilu 2024, Provinsi Lampung menduduki peringkat tiga dengan skor 89,30.

Skor pada dua dimensi tersebut menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan IKP 2019.

Dimensi Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Lampung memiliki skor 53,16, dan dimensi Kontestasi Pemilu 2019 memiliki skor 51,28.

Eskalasi politik mengalami peningkatan pada Pemilu 2024 dengan bertambahnya jumlah partai politik peserta pemilu.

“Eskalasi Pemilu 2024 mungkin akan lebih (tinggi) dari Pemilu 2019 dengan bertambahnya jumlah partai politik peserta Pemilu 2024,” kata Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lampung, Hermansyah, saat dihubungi pada Jumat, 16 Desember 2022, malam.