KIRKA – Elektabilitas PDIP tidak tergoyahkan berdasarkan hasil riset terbaru Lembaga Survei Jakarta (LSJ) di bulan September 2022.
LSJ melakukan survei nasional periode 10-20 September 2022 terhadap 1.220 responden di 34 provinsi.
PDIP berada di pucuk teratas terkait elektabilitas partai politik.
“Elektabilitas partai politik, PDI Perjuangan tetap tidak tergoyahkan. Posisinya di puncak elektabilitas sejak survei LSJ bulan Februari 2022,” kata Direktur Riset LSJ, Fetra Ardianto, Selasa, 27 September 2022.
Baca Juga: PDIP Lampung Perpanjang Tahap Penjaringan Bacaleg
Fetra menyampaikan popularitas PDIP tinggi berdasarkan pengumpulan data yang menggunakan teknik wawancara tatap muka oleh tenaga terlatih dengan bantuan atau pedoman kuesioner.
Margin of error +/- 2,81 persen, dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
“Elektabilitas PDIP berada di puncak dengan persentase 22,8 persen,” ujar dia.
Kemudian disusul Partai Gerindra 16,9 persen, Golkar 10,3 persen, dan Demokrat 10,1 persen.
“Partai Gerindra terus membuntuti elektabilitas PDI Perjuangan,” lanjut dia.
Jajak pendapat LSJ menempatkan elektabilitas PDIP tidak tergoyahkan dari 24 partai politik calon peserta Pemilu 2024 yang disurvei.
Berikut hasil lengkap persentase elektabilitas parpol calon peserta Pemilu 2024 yang disurvei pada 10-20 September 2022.
PDIP (22,8); Gerindra (16,9); Golkar (10,3); Demokrat (10,1); PKS (7,3); PKB (6,9); NasDem (3,8); Perindo (3,7); PAN (2,8); PPP (2,1); Partai Lainnya (4,2); Tidak memilih (9,1).
Baca Juga: Berikut Parpol Pencatut NIK Calon Panwaslu Kecamatan di Bandar Lampung
Berdasarkan hasil survei tersebut, Direktur Riset LSJ, Fetra Ardianto, menyampaikan parpol baru akan sulit bersaing menuju Senayan.
“Belum ada partai baru yang melampaui elektabilitas melebihi satu persen,” kata dia.
Sebelumnya, KPU RI telah menetapkan 24 parpol yang lolos tahapan pendaftaran.
Dimana sembilan parpol di antaranya merupakan parpol yang saat ini berada di parlemen.
Enam parpol non parlemen atau partai yang ikut Pemilu 2019, namun tidak lolos masuk parlemen dan sembilan parpol lainnya merupakan partai baru.
Menurut dia, elektabilitas sembilan parpol baru yang di bawah satu persen menjadi sinyal bagi partai tersebut.
“Kehadiran partai-partai baru seperti Partai Ummat dan Partai Gelora, hingga saat ini, belum ada satu pun di antara mereka yang berhasil memperoleh elektabilitas melebihi satu persen,” pungkas Fetra.






