Menu
Precision, Actual & Factual

DPRD Ultimatum Pemprov Lampung Soal Pencemaran Laut

  • Bagikan
Kirka.co
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Syahlan Syukur. Foto Tama

KIRKA – DPRD Lampung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk meninjau langsung serta mengambil sample soal pencemaran sebagian pesisir pantai Lampung.

Hal ini menanggapi pemberitaan dimedia soal pencemaran yang diduga mirip aspal di pesisir pantai Lampung tersebut.

Baca Juga : Aktivis Lingkungan Diterima Jokowi di Istana

“Kita sudah minta DLH dan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mengambil sampel yang diduga mirip aspal untuk uji LAB,” kata
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Syahlan Syukur, Selasa (14/09/2021).

“Sehingga kita tahu sumber pencemaran pesisir pantai tersebut,” kata dia.

Dari hasil kajian yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Dinas (OPD) tersebut, nantinya akan dijadikan bekal untuk meninjau ke lapangan secara langsung.

“Setelah hasil tersebut keluar, kita akan sama-sama turun ke Lapangan.  Akan kita ajak semua pihak,” kata dia.

Baca Juga : Kadis Lingkungan Hidup Tulangbawang Digugat Ganti Rugi

“Tidak menutup kemungkinan Komisi III leading sektor tentang Migas, jika nantinya hasil laboratorium tersebut pencemaran karena minyak atau aspal,” kata dia.

Berdasarkan informasi masyarakat, pencemaran serupa juga tidak hanya ditemukan di Pesisir Pantai Tarahan Lampung Selatan saja.

Tetapi, kata dia sudah sampai pesisir pantai Karang Mas Lampung Timur dan pantai Bengkunat.

“Informasinya pencemaran serupa juga terjadi di pesisir pantai Bengkunat.  Untuk itu kita akan berkoordinasi dengan Polairud dan institusi lain. Sehingga kejadian serupa tidak akan terulang kembali,” kata dia.

Baca Juga : RMD: Saat Tepat Mempercantik Wilayah dan Lingkungan

Ia meminta agar hasil dari kajian OPD terkait sudah di terima legislatif paling lama dua hari kedepan.

“Ya, kita sudah meminta kepada mereka. Dalam dua hari ini hasil kajianya agar diserahkan ke DPRD. Secepatnya kita akan mengambil tindakan,” pungkas dia.

  • Bagikan