Menu
Precision, Actual & Factual

Doa Mengalir Pasca Nurul Gufron dan Ali Fikri Terpapar Covid19

  • Bagikan
Kirka.co
Akademisi Unila Yusdianto dan Suadi Romli. Foto Dok Pribadi

KIRKA.CO – Sejumlah pihak di KPK dinyatakan telah terpapar Covid-19. Mereka di antaranya adalah, Wakil Ketua KPK Nurul Gufron dan Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri.

Ali Fikri membenarkan hal ini. “Dari hasil swab PCR, benar saya positif,” ujar Ali melalui pesan tertulis, Selasa, 29 Juni 2021.

Sebelumnya, Nurul Ghufron lebih dulu mengumumkan dirinya terinfeksi Covid-19. Ghufron mengaku dalam kondisi stabil meski sempat mengalami sesak napas. Ia juga sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kabar atas kondisi Gufron dan Ali Fikri ini lantas membuat sejumlah kalangan turut prihatin dan menyampaikan doa agar keduanya lekas pulih kembali seperti sedia kala.

“Semoga diberikan kekuatan dan lekas pulih kembali seperti sedia kala. Untuk pak Gufron dan mas Ali Fikri, lekas sehat dan tetap semangat,” tutur Akademisi Unila Yusdianto saat dihubungi KIRKA.CO, Selasa sore.

Hal senada juga diungkapkan pegiat antikorupsi asal Provinsi Lampung Suadi Romli.

“Lekas pulih untuk keduanya. Semoga diberi kekuatan. Tetap kuat dan jangan menyerah,” ujar Romli.

Diketahui, KPK baru saja kehilangan mantan Pelaksana Harian Direktur Penyidikan, Ardian Rahayudi. Ia meninggal di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Minggu, 27 Juni 2021. Ardian disebut terinfeksi Covid-19.

Sejauh ini ada 36 pegawai di Kedeputian Penindakan dan Eksekusi KPK yang dinyatakan terinfeksi Covid-19. KPK pun telah membatasi pekerjaan.

Pimpinan KPK mengambil kebijakan terkait mekanisme kerja dengan sistem kehadiran fisik 25 persen Bekerja dari Kantor dan 75 persen bekerja dari Rumah.

  • Bagikan