Hukum  

Anak Kabiro di Unila Masuk Fakultas Kedokteran

Anak Kabiro di Unila Masuk Fakultas Kedokteran
Hero Satriawan Arif, usai memberi kesaksiannya di perkara dugaan suap PMB Unila, Kamis 9 Februari 2023, di PN Tipikor Tanjungkarang. Foto: Eka Putra

Jaksa pun kembali memperdalam keterangan itu, yang kemudian kembali menyinggung satu nama Mahasiswa lain dan merupakan putri kandung ke dua saksi Hero Satriawan Arif yang juga berkuliah di Fakultas Kedokteran Unila.

Baca Juga: Anggota DPRD Bandar Lampung Yuhadi Bantah Baca dan Foto BAP di Ruang Persidangan Korupsi Unila

“Kemudian Salma apa?,” tandas Jaksa KPK.

“Anak kandung saya nomor 2,” ucap Hero kepada JPU.

“Itu mahasiswa kedokteran juga pak,” lanjut Jaksa bertanya.

“Iya, di Universitas Lampung,” ungkap saksi.

“Baik. Pada saat itu masuknya tahun berapa?,” tanya Jaksa lagi.

“Syifa 2018, dan Salma tahun 2019,” tegas Hero.

“Berarti saat 2018, jabatan Bapak sebagai Kabag TU Fakultas Kedokteran dan masuk Fakultas Kedokteran, kemudian yang Salma masuk kedokteran juga saat jabat kepala biro pak ya,” tukas JPU seraya lanjut bertanya.

“Siap,” imbuh singkat Hero.

Mendengar pernyataan itu, JPU pun langsung mengejar keterangan lanjutan dari Hero. Jaksa mencurigai bahwa kedua anaknya tersebut, juga turut menjadi Mahasiswa titipan yang praktiknya sudah lama terjadi di Universitas Lampung, khususnya di Fakultas Kedokteran.

Namun dugaan itu segera disanggah oleh Hero Satriawan Arif, dan secara tegas ia sampaikan bahwa kedua anaknya murni diterima sebagai Mahasiswa Unila tanpa adanya pemanfaatan kedudukannya di Unila.

“Tidak dititipkan pak, saya tidak pernah mengajarkan anak saya,” pungkas Hero.

Sementara itu, dalam gelaran sidang kali ini, selain Hero Jaksa pun turut menghadirkan lima saki lainnya, diantaranya Aras Mulyadi selaku seorang Rektor Universitas Riau.

Kemudian atas nama saksi Budi Prasetyo W selaku Direktur Eksekutif LTMPT Kemenristek Dikbud, Entis Sutisna Halimi selaku seorang Dosen Sriwijaya, dan selaku Sekretaris Eksekutif BKS PTN Wilayah Barat.

Serta Wildan Maulana selaku seorang operator IT dan Staf Sekretariat LTMPT Kemenristek Dikbud. Dan Nandi Haerudin sebagai seorang Dosen serta selaku Ketua Jurusan Teknik Geofisika Fakultas Teknik Unila.