KIRKA – Dua anak Kabiro Akademik dan Kemahasiswaan di Unila Hero Satriawan Arif, masuk ke Fakultas Kedokteran di tahun penerimaan 2018 dan 2019.
Baca Juga: Mantan Rektor Unri Aras Mulyadi Terima Ratusan Titipan Mahasiswa, KPK Pikir-pikir
Fakta tersebut terungkap pada gelaran persidangan lanjutan perkara suap dan gratifikasi PMB Unila, yang dilaksanakan pada Kamis 9 Februari 2023, di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang.
Dimana dalam persidangan kali ini, JPU KPK mendapati keterangan itu dari Hero Satriawan Arif, selaku Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Lampung, yang dihadirkan ke hadapan majelis hakim sebagai saksi dalam perkara ini.
Kedua anaknya tersebut masing-masing diketahui bernama Syifa dan Salma. Mereka diterima Fakultas Kedokteran Unila pada 2018 dan 2019 lalu, saat Hero tengah menjabat sebagai Kepala Bagian TU Fakultas Kedokteran Unila.
“Saksi kenal dengan namanya Syifa, tanya Jaksa Penuntut Umum.
“Anak kandung saya, anak tua saya,” ucap Hero Satriawan Arif, menjawab pertanyaan itu.
“Anak nomor satu pak ya, dia sekarang di mana pak,” lanjut Jaksa.
“Saat ini masih Co-aas,” sambung Hero.
“Masuk tahu berapa pak,” tanya JPU lagi.
“Tahun 2019,” jawab singkat Hero kepada Jaksa.






