74% Laba ASDP Bergantung pada Merak-Bakauheni, DPR Khawatir Bisnis Bisa Kolaps

74% Laba ASDP Bergantung pada Merak-Bakauheni, DPR Khawatir Bisnis Bisa Kolaps
Kolase Anggota Komisi VI DPR, Darmadi Durianto, dan armada kapal penyeberangan ASDP. Parlemen mendesak jajaran direksi segera mencari sumber pendapatan baru agar neraca keuangan tidak bergantung 74 persen murni dari lintasan Merak-Bakauheni. Foto: Arsip ASDP/Wiki/Kirka/Iz

Kirka – Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, memperingatkan jajaran manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terkait ancaman kebangkrutan.

Peringatan keras terlontar usai temuan data menunjukkan 74 persen total keuntungan BUMN bersumber murni dari satu jalur penyeberangan, yakni Merak–Bakauheni.

Politikus PDI Perjuangan mengingatkan postur keuangan yang kelewat condong pada rute tunggal sangat rentan.

Jika aktivitas penyeberangan Selat Sunda mendadak lumpuh akibat cuaca ekstrem, kendala operasional, perubahan aturan, atau hantaman kompetitor, neraca perusahaan dipastikan langsung berdarah.

“Ketergantungan yang terlalu besar pada satu sumber pendapatan membawa risiko serius bagi keberlangsungan bisnis.

“Perusahaan bisa menghadapi masalah keuangan yang cukup berat,” ujar Darmadi, dilansir pada Sabtu, 19 September 2026.

Merespons rentannya struktur pemasukan korporasi, legislatif mendesak direksi segera mengeksekusi strategi mitigasi.

Langkah perbaikan wajib berjalan cepat agar armada pelat merah punya jaring pengaman yang kuat saat rute utama bermasalah.

Terdapat tiga rekomendasi konkret dari parlemen untuk menyelamatkan masa depan keuangan ASDP.

Manajemen diminta memacu standar pelayanan pada lintasan perintis maupun jalur komersial lain di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah selanjutnya mewajibkan direksi lebih cerdik meraup pundi-pundi uang lewat sumber komersial baru di luar tiket kapal penyeberangan.

ASDP juga harus menjalankan diversifikasi bisnis secara masif guna memperkokoh daya tahan ekonomi korporasi dari berbagai guncangan.

Catatan tajam dewan merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap operasional BUMN sektor transportasi.

Pasalnya, armada kapal feri memegang peran sentral sebagai urat nadi konektivitas antar pulau untuk menjamin kelancaran distribusi logistik sekaligus mobilitas masyarakat.