PON 2032 Sah Mendarat di Lampung! Gubernur Bersiap Tularkan Demam Olahraga hingga Pelosok Daerah

PON 2032 Sah Mendarat di Lampung! Gubernur Bersiap Tularkan Demam Olahraga hingga Pelosok Daerah
Kompak Cetak Sejarah! (Kiri-Kanan) Sekdaprov Marindo Kurniawan, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, dan Ketua KONI Taufik Hidayat menyambut optimis penetapan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032 di Jakarta. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

KirkaProvinsi Lampung sukses mencetak tonggak sejarah baru di kancah olahraga nasional.

Melalui forum Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub), kolaborasi Lampung dan Banten secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.

Keputusan penting itu disahkan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis, 21 Mei 2026, serta disaksikan langsung oleh jajaran pemangku kepentingan olahraga dari seluruh penjuru Tanah Air.

Menyikapi capaian prestisius tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebutnya sebagai suntikan motivasi bagi ekosistem olahraga di Bumi Ruwa Jurai.

Menurutnya, kepercayaan memegang tongkat estafet pesta multi event empat tahunan inj merupakan ruang kolaborasi yang sangat berharga.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan kesempatan luar biasa bagi Lampung untuk mencatat sejarah.

“Kami berharap lahir semangat baru yang berlandaskan kolaborasi erat antar-seluruh stakeholder olahraga, sekaligus memacu daya juang atlet-atlet kita,” ungkap sosok yang akrab disapa Iyai Mirza tersebut.

Lebih jauh, bidikan Pemprov Lampung melampaui sekadar urusan memborong medali atau membangun arena megah.

Mirza bertekad menjadikan PON 2032 sebagai katalisator guna menularkan demam olahraga hingga ke pelosok daerah.

Ajang berskala nasional itu ditargetkan mampu memicu kesadaran kolektif warga untuk beralih ke gaya hidup aktif.

Sang Gubernur berharap gairah kompetisi kelak berdampak langsung pada kebugaran dan kualitas kesehatan masyarakat luas.

Di balik euforia penetapan tersebut, ia juga memberikan catatan penting.

Kebangkitan prestasi, tegasnya, tidak pernah datang dari jalan pintas.

Diperlukan orkestrasi yang apik dan harmoni berkesinambungan antara pihak eksekutif dengan jajaran pengurus cabang olahraga (cabor).

“Melalui momentum Rakernas, kita ingin membangun sinergi yang lebih solid antara pemerintah daerah dengan seluruh pengurus cabor.

“Itulah mesin penggerak utama agar ke depan prestasi olahraga Lampung kian tangguh di level nasional maupun internasional,” pungkas Gubernur.