Kirka – Tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Manado, Sulawesi Utara, bakal jadi rebutan.
Sebagai langkah persiapan, Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Lampung bersiap menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sekaligus seleksi atlet pada akhir Mei mendatang.
Kematangan agenda tersebut dibahas secara khusus saat jajaran pengurus IKASI Lampung menggelar audiensi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Selasa, 19 Mei 2026.
Pertemuan berfokus pada pemantapan teknis sebelum ajang bergengsi itu digulirkan.
Ketua IKASI Lampung, Watoni Noerdin, memastikan adu ketangkasan pedang bakal dipusatkan di GOR Sumpah Pemuda, Bandarlampung.
Pihaknya juga telah memaparkan peta jalan pembinaan secara langsung kepada Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat.
“Kejurprov sekaligus seleksi daerah akan kami laksanakan pada 30 hingga 31 Mei 2026.
“Tujuannya sangat jelas, yakni menyaring atlet-atlet terbaik untuk bertarung di Manado nanti,” ujar Watoni.
Kedatangan pengurus IKASI ke markas KONI tidak sebatas silaturahmi.
Mereka secara khusus meminta restu, termasuk perizinan pemakaian venue beserta fasilitas kelengkapan pertandingan.
Watoni sangat berharap pucuk pimpinan KONI Lampung dapat hadir langsung untuk membuka acara sekaligus memotivasi para patriot olahraga daerah.
Langkah proaktif tersebut langsung mendapat respons positif.
KONI Lampung bukan sekadar memberikan lampu hijau terkait penggunaan sarana, melainkan ikut melempar tantangan jangka panjang bagi kemajuan olahraga anggar di Bumi Ruwa Jurai.
Menurut Watoni, Ketua Umum KONI meminta agar pembinaan atlet tidak berhenti pada satu kejuaraan saja.
Target besar sesungguhnya telah menanti di depan mata.
“Beliau (Taufik Hidayat) mendukung penuh, bahkan berpesan agar anggar Lampung tidak cuma membidik tiket Manado.
“Kita diminta untuk mulai menyiapkan kerangka tim yang tangguh untuk menghadapi PON 2028 hingga PON 2032 sejak sekarang,” tandasnya.






