Kirka – Ratusan pemanjat tebing usia dini yang bak Spiderman cilik siap unjuk kebolehan di ajang Lampung Youth & Kids Climbing Competition 2026.
Kejuaraan bergengsi gagasan Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lampung ini siap digelar di Venue Wall Climbing PKOR Lampung, mulai Kamis hingga Minggu, 14-17 Mei 2026.
Sebagai langkah pemantapan, FPTI Lampung telah menggelar Technical Meeting (TM) bersama jajaran Pengurus Cabang (Pengcab) dan perwakilan atlet di Ruang Rapat KONI Lampung, Rabu, 13 Mei 2026.
Tercatat, sekitar 100 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung akan bersaing memperebutkan podium juara sekaligus total hadiah uang pembinaan sebesar Rp15 juta.
Kabid Binpers FPTI Lampung, Ibnu Ramadan, mewakili Ketua FPTI Rudiantoni, menjelaskan bahwa kejuaraan mempertandingkan sejumlah kategori bergengsi.
Mulai dari Boulder (ketangkasan horizontal), Lead (tingkat kesulitan vertikal), Speed Classic (poin kecil), hingga Speed World Record atau WR (poin besar berstandar internasional).
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Ibnu menegaskan bahwa kegiatan ini adalah fondasi penting untuk pembinaan jangka panjang atlet panjat tebing di Bumi Ruwa Jurai.
“Mempersiapkan atlet andal itu butuh waktu dan proses panjang. Maka kita siapkan bibitnya dari level junior. Kita latih, asah, dan kawal terus mental bertanding mereka melalui berbagai kejuaraan,” ungkap Ibnu Ramadan.
Mengusung tagline ‘Berlatih, Berlomba, Berprestasi, FPTI Lampung sengaja menyasar anak-anak usia dini agar regenerasi atlet panjat tebing daerah tidak terputus.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi motivasi kuat bagi para atlet junior untuk terus berkembang menembus kancah nasional.
“Selamat bertanding, tunjukkan skill dan kemampuan terbaik kalian dari 14 kabupaten/kota,” pesan Ibnu.
Selain memanjakan mata lewat aksi heroik para pemanjat cilik di papan panjat, gelaran Lampung Youth & Kids Climbing Competition 2026 dipastikan akan meriah dan ramah keluarga.
Pihak penyelenggara turut menyulap area kejuaraan menjadi ruang rekreasi akhir pekan dengan menghadirkan deretan stand Bazar UMKM lokal.
Tak hanya itu, panitia juga menggelar bakti sosial berupa donor darah, serta lomba mewarnai yang dikhususkan bagi anak-anak Taman Kanak-kanak (TK).






