APH  

Upang Wijayanto di Balik Kewajaran LHKPN Kadinkes Lampung Kesimpulan KPK

Kewajaran LHKPN Kadinkes Lampung
Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto. Foto: Istimewa.

KIRKA – Hasil analisis Direktorat LHKPN pada Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK terhadap LHKPN milik Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto menyimpulkan adanya kewajaran atas kepemilikan harta.

Salah satu faktor dari kesimpulan KPK itu dikaitkan dengan suami dari Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto.

Menurut KPK, kewajaran LHKPN Kadinkes Lampung asal Provinsi Aceh tersebut dikarenakan harta warisan Reihana Wijayanto.

”Kadiskes Lampung, udah berita buruk deh, udeh. Dia dapat hartanya banyak. Satu, dari warisan suaminya.

Dulu suaminya tuh, dokter spesialis top. Dan dia dapet pemberian kendaraan, itu untuk suaminya, ternyata, dari rumah sakit.

Baca juga: KPK Juga Menyambangi Labkesda Dinkes Lampung Buntut Polemik LHKPN Reihana Wijayanto

Kita pikir tadi buat dia kan? Ternyata enggak! ‘Itu buat suami saya pak’. Ada uang Rp4 miliar, dia setor, itu dari peninggalan suaminya juga.

Ada rumah di Jakarta dengan segala macam mobil di dalam, gitu, ternyata itu warisan suaminya juga.

Jadi kita kehilangan akal nih,” kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan pada 13 Juni 2023.

Ungkapan Pahala Nainggolan ini dimaksudkan untuk menjelaskan kewajaran atas kepemilikan harta Reihana yang diketahui telah dua kali diklarifikasi oleh KPK terkait data LHKPN.

Selain karena harta warisan suami, KPK menemukan bahwa Reihana Wijayanto menerima honor senilai Rp100 juta per bulan sebagai Plt RSUD Abdul Moeloek.

Baca juga: KPK Terjunkan Tim ke Lampung Buntut Polemik LHKPN Reihana Wijayanto

Usai dinyatakan memiliki harta yang wajar, Reihana Wijayanto merasa bebannya lepas semua.

”Beban lepas semua. Sudah ada pernyataan KPK, bahwa saya clean and clear,” kata Reihana yang sudah menjabat Kadinkes Lampung selama 14 tahun itu pada 15 Juni 2023.

Upang Wijayanto

Adapun suami dari Reihana Wijayanto yang disebut KPK sebagai dokter spesialis top tersebut adalah Upang Wijayanto.

Upang Wijayanto diketahui merupakan dokter spesialis THT yang terkenal di Lampung.

Upang Wijayanto diketahui telah meninggal dunia pada 11 Maret 2019 di RSUP Sardjito Yogyakarta.

Upang Wijayanto merupakan alumni UGM dan menjadi sempat berkegiatan dengan klub motor Harley Davidson di Bandar Lampung.

Baca juga: KPK Sebut Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto Punya 5 Rekening Bank yang Tak Dilaporkan di LHKPN

Dilihat dari laman Facebook-nya, Upang Wijayanto kerap menampilkan kegiatannya dengan mengendarai motor Harley Davidson hingga motor trail.

Upang Wijayanto diketahui dulunya berpraktik di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSPBA) yang berlokasi di Jalan Pramuka Nomor 27, Kecamatan Kemiling Permai, Kota Bandar Lampung.

Secara profil, Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin berawal dari Rumah Sakit Bintang Amin yang didirikan pada 14 Februari 2008.

Rumah sakit ini merupakan bagian dari Universitas Malahayati dengan surat izin operasional Menteri Kesehatan RI Nomor HK.07.06/III/3665/08.

Rusli Bintang adalah pendiri Universitas Malahayati dan Rumah Sakit Bintang Amin.

Baca juga: KPK Juga Menyambangi Labkesda Dinkes Lampung Buntut Polemik LHKPN Reihana Wijayanto