KIRKA – Peran Forum Rektor Indonesia disinggung di sidang korupsi Unila. Rapat Forum Rektor Indonesia disebut sebagai penentu kelulusan mahasiswa Unila titipan.
Hal ini diutarakan Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Unila, Asep Sukohar pada saat diperiksa sebagai saksi untuk persidangan kedua Rektor Unila dkk di PN Tipikor Tanjungkarang.
Asep Sukohar dihadirkan JPU KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam persidangan tiga orang terdakwa, yakni:
1. Mantan Rektor Unila, Karomani.
2. Mantan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Heryandi.
3. Mantan Ketua Senat Unila, Muhammad Basri.
Baca juga: Strategi Elite Unila Tambah Kuota Mahasiswa Untuk Akomodir Titipan Terbongkar
Asep Sukohar mengatakan hal tersebut saat ia ditanyai tentang bagaimana cara untuk memastikan mahasiswa titipan yang ia terima dari Direktur RS Airan Raya, Zuchrady dipastikan lulus.
Sebagai informasi, Zuchrady sebelumnya meminta tolong kepada Asep Sukohar untuk dapat membantu anak kandungnya yang sedang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2022 di Unila.
Anak dari Zuchrady atau yang tenar dipanggil Dokter Z ini mengikuti SBMPTN untuk menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.
Asep Sukohar dan Zuchrady diketahui berada dalam satu organisasi yakni Ikatan Dokter Indonesia wilayah Lampung.






