Hukum  

LBH Bandar Lampung Respons 50 Aduan di 2022

LBH Bandar Lampung Respons 50 Aduan di 2022
Suasana gelaran Catahu LBH Bandar Lampung 2022, pada Senin 9 Januari 2023. Foto: Eka Putra

KIRKALBH Bandar Lampung respons 50 aduan di 2022, yang tercatat datang dari masyarakat di sebanyak 12 Kabupaten Kota, di Provinsi Lampung.

Baca Juga: LBH Desak Jaksa Agung Tindak Oknum di Kasus Malangsari

Hal itu dijelaskan oleh Sumaindra Jarwadi selaku Direktur LBH Bandar Lampung, dalam gelaran diskusi Catatan Akhir Tahun dan Laporan Advokasi LBH Bandar Lampung, yang dilaksanakan pada Senin 9 Januari 2023.

Dimana ia menjelaskan, sepanjang 2022 kemarin pihaknya telah menerima sebanyak 50 pengaduan dari masyarakat, yang memohonkan bantuan hukum dari LBH Bandar Lampung. Terbanyak berasal dari Bandar Lampung.

“Berdasarkan sistem pendokumentasian kasus, sepanjang 2022 terdapat 50 permohonan bantuan hukum di LBJ Bandar Lampung, 30 pengaduan berasal dari Kota Bandar Lampung dengan beragam jenis kasus seperti ketenagakerjaan, rumah tangga, pidana umum, hukum keluarga dan lainnya,” ucap Indra.

Melihat hal tersebut, Indra mengaku bahwa pihaknya merasa banyaknya aduan dan permintaan bantuan hukum dari Kota Bandar Lampung, disebabkan oleh kedudukan kantor LBH Bandar Lampung yang berada di Kota Bandar Lampung.

Maka kedepannya ia berharap, akan ada pelebaran sayap dari LBH Bandar Lampung yang akan menyentuh masyarakat di daerah hingga yang sulit terakses.

“Angka pengaduan tertinggi di Kota Bandar Lampung tentu dipengaruhi oleh kedudukan LBH Bandar Lampung sendiri yang berada di Ibu Kota Provinsi, sehingga pelayanan terpusat di Kota Bandar Lampung, maka hal demikian masih menjadi evaluasi dan proyeksi kami untuk terus melakukan perluasan akses bantuan hukum di Kabupaten Kota di Provinsi Lampung,” tandasnya.

Untuk diketahui, 12 Kabupaten Kota yang melayangkan pengaduannya ke LBH Bandar Lampung sepanjang 2022 kemarin antara lain, Bandar Lampung yang sebanyak 30 pengaduan.

Kemudian sebanyak lima pengaduan berasal dari masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, empat pengaduan dari Kabupaten Pesawaran, serta dua merupakan pengaduan dari warga Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga: LBH Bandar Lampung Tolak PPHAM Talang Sari

Dan satu pengaduan masing-masing dari Masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Pringsewu, Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Mesuji dan Way Kanan.