KIRKA – Konflik antara pegawai kejaksaan dan Disdikbud di Lampung Utara mereda. Konflik itu mencuat dalam pertandingan sepakbola antar pegawai dari dua instansi tersebut pada 14 November 2022 kemarin.
Saat itu, kedua instansi tersebut diketahui sedang bertanding sepakbola dalam laga futsal piala DPRD Lampung Utara yang terselenggara di GOR Kotabumi.
Baca juga: Profil Calon Ketua DPRD Lampung Utara Wansori Versi Surat Vonis Kasus Korupsi
Adapun konflik yang mengemuka di lapangan GOR itu diketahui direkam oleh penonton. Berdasar pada informasi yang mengemuka, Kejari Lampung Utara diketahui kalah dalam laga futsal tersebut.
Belum diketahui pasti apa yang jadi penyebab konflik yang terjadi pada saat itu. Namun demikian, salah satu pegawai Kejari Lampung Utara yang ditanyai KIRKA.CO mengatakan konflik itu sudah mereda dan tidak berkepanjangan.
”Selesai (tidak berkepanjangan),” ujarnya pada 19 November 2022.
Kasi Pidsus Kejari Lampung Utara, Roy Stevanus Andhika Sembiring disebut-sebut turut dalam laga pertandingan antar dua instansi tersebut.
Baca juga: Proyek Disdikbud Lampung Utara Diberitakan Bermasalah
Dalam keterangan Kasi Intelijen Kejari Lampung Utara, Akhmad Rafliansyah Parsa di beberapa media, konflik yang terjadi di dalam pertandingan sepakbola dinilainya adalah hal lumrah.
Kepala Disdikbud Lampung Utara, Matsholeh dalam keterangannya yang telah mengemuka mengatakan konflik itu telah selesai.
Dia mengaku telah menemui dan berdialog dengan Roy Stevanus Andhika Sembiring. Bagi dia, konflik dalam pertandingan sepakbola adalah hal lumrah.
Keterangan Akhmad Rafliansyah Parsa dan Matsholeh ini mengemuka pada 18 November 2022 kemarin sebagaimana dilihat KIRKA.CO.
Baca juga: Vonis Korupsi Lampura Ungkap Nama Kader Partai Demokrat
Sebagai informasi, pertandingan futsal piala DPRD Lampung Utara resmi dibuka pada 12 November 2022 kemarin. Pembukaan itu dihadiri oleh Ketua DPRD Lampung Utara, Wansori serta Forkopimda di Kabupaten Lampung Utara.
“Yang jelas saya sebagai ketua DPRD merasa bahagia merasa bangga dan senang dapat ikut berpartisipasi dalam hal kegiatan yang benar-benar positif menghimpun mencari anak-anak berprestasi,” katanya waktu itu.
“Dalam hal saya memfasilitasi memberikan ruang seperti pada kesempatan ini berupa piala DPRD. Futsal ini luar biasa antusias, anak-anaknya luar biasa, kemudian mereka merasa ada orang tua seperti pemerintah yang benar-benar memperhatikan mereka,” katanya lagi.
Kasi Pidsus Kejari Lampung Utara Roy Stevanus Andhika Sembiring dalam keterangannya kepada KIRKA.CO pada 19 November 2022, mengatakan tidak pernah ada konflik di antara Kejari Lampung Utara dengan Disdikbud Lampung Utara. ”Mohon maaf, tidak pernah ada konflik,” ujarnya.






