Menu
Precision, Actual & Factual

Tiga Pengeroyok Perawat Puskesmas Kedaton Diadili

  • Bagikan
Tiga Pengeroyok Perawat Puskesmas Kedaton Diadili
Ilustrasi Penganiayaan. Foto Istimewa

KIRKA – Tiga Pengeroyok Perawat Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung, disidangkan secara perdananya di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, pada Kamis pagi 14 Oktober 2021.

Ketiga Terdakwa yang disidangkan secara bersama dalam satu berkas ini bernama Awang Helmi, Didit Maulana, serta Novan Putra Abdillah yang diketahui merupakan seorang oknum anggota Polri.

Baca Juga : Pengeroyok Perawat Puskesmas Kedaton Segera Sidang 

Dalam dakwaan yang dibacakan kali ini, permasalahan yang menyebabkan terjadinya tidak penganiayaan tersebut, diduga bermula dari urusan kelangkaan tabung oksigen, di Juli 2021 lalu.

Saat itu orang tua dari Awang dan Novan tengah mengalami sakit dan membutuhkan pasokan oksigen segera, yang membuat para Terdakwa panik lalu bergegas untuk mencarinya.

Lantaran mendapat informasi ketersediaan tabung oksigen terdekat berada di Puskesmas Kedaton, maka tiga Terdakwa ini langsung mendatangi Puskesmas Tersebut, meski telah menjelang pagi.

Sesampainya di Puskesmas, rupanya korban yang saat itu tengah bertugas sebagai perawat jaga, tidak mengizinkan tabung oksigen dibawa pulang oleh ketiga Terdakwa, sehingga terjadilah perdebatan antara Korban dan para Terdakwa, berujung dengan penganiayaan.

Baca Juga : Nakes Puskesmas Kedaton Dianiaya OTK 

“Dia ini anggota (sembari menunjuk ke arah Novan) dan kamu tau gak kalau saya ini adiknya REIHANA (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung),” ungkap Terdakwa Awang kepada Korban, yang tercantum di dalam dakwaannya.

Atas perbuatannya, ketiga Terdakwa ini pun dijerat oleh Jaksa menggunakan Pasal 214 Ayat (2) ke-1 KUHP, atau 170 Ayat (2) ke-1 KUHP atau ketiga yakni Pasal 335 ayat (1) KUHP.

  • Bagikan