Perkara Pasar Cendrawasih Segera ke Pengadilan

  • Bagikan
Kasi Intel Kejari Kota Metro, Rio Halim. Foto Istimewa

KIRKA – Berkas perkara dua tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan rehabilitasi Pasar Cendrawasih Kota Metro tahun anggaran 2018 dinyatakan telah P21 dan sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut, yang selanjutnya akan didaftarkan ke Pengadilan untuk disidangkan.

Rabu 19 mei 2021, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Metro telah melakukan pelimpahan tahap II untuk berkas dua tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada kegiatan rehabilitasi Pasar Cendrawasih Kota Metro atas nama dengan inisial P dan S.

Baca Juga : Kadis Perdagangan Rekomendasi PPK Belum Bersertifikat

Dalam waktu dekat, Jaksa Penuntut pun dipastikan akan segera melimpahkan perkara keduanya ke Pengadilan Tipikor, agar secepatnya dibacakan dakwaannya di hadapan Majelis Hakim.

“Terkait kasus dugaan korupsi rehabilitasi Pasar Cendrawasih Kota Metro tahun 2018, rabu 19 Mei 2021 para tersangka telah dilimpahkan tahap II oleh Jaksa Penyidik ke Jaksa Penuntut untuk segera di persiapkan pelimpahannya ke Pengadilan,” tutur Kasi Intel Kejari Metro Rio Halim, 22 Mei 2021.

Baca Juga : Kerugian Negara Pasar Cendrawasih Dibayar Lusa

Dari peran tersangka dalam kasus ini diketahui tersangka P tercatat merupakan seorang berstatus Kuasa Pengguna Anggaran dan selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan di Dinas Perdagangan Kota Metro, sedangkan S merupakan seorang yang tercatat berstatus sebagai pelaksana proyek rehabilitasi pasar Cendrawasih.

Keduanya disangkakan telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp481 juta lebih, dan disangkakan melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang yang mengatur tentang Tipikor, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama selama 20 tahun, dengan denda maksimal yakni Rp1 miliar.

  • Bagikan