APH  

Pekan Ini Proyek Jalan Rp20 M di Tulangbawang Barat Diadukan

Proyek Jalan Rp20 M di Tulangbawang Barat
Kondisi jalan di Tulangbawang Barat yang disorot DPP PEMATANK. Foto: Arsip DPP PEMATANK.

KIRKA – Proyek jalan Rp20 M di Tulangbawang Barat yang disorot DPP Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (PEMATANK) bakal diadukan pekan ini.

Rencana pembuatan Laporan Pengaduan Masyarakat (Lapdumas) ini diutarakan Ketua Umum DPP PEMATANK Suadi Romli.

Hal itu dia ungkapkan saat ditanyai mengenai tindak lanjut dari hasil investigasi timnya pasca menyoroti proyek jalan Rp20 M di Tulangbawang Barat.

“Sesuai dengan agenda kami selanjutnya, benar akan kami siapkan membuat Lapdumas.

Pembuatan Lapdumas sudah kami siapkan. Pekan ini, Lapdumas kami sampaikan ke Aparat Penegak Hukum,” terang Suadi Romli saat dihubungi pada 12 Juli 2023.

Baca juga: Proyek Jalan Rp20 M di Tulangbawang Barat Disorot

DPP PEMATANK, lanjut dia, segera mendaftarkan Lapdumas tersebut ke Kejaksaan Tinggi Lampung.

“Ya ke Kejaksaan. Lapdumas seperti biasanya, kami sampaikan ke Kejaksaan Tinggi Lampung untuk dianalisis, ditelaah dan seterusnya,” ujar Suadi Romli.

Sebelumnya, pelaksanaan kegiatan proyek pengerjaan jalan yang dikelola Dinas PU-PR Tulangbawang Barat senilai Rp20 M menuai sorotan.

Ketua Umum DPP PEMATANK Suadi Romli menuturkan, sorotan terhadap proyek jalan itu didasarkan pada hasil investigasi timnya.

Persisnya, proyek jalan yang disoroti DPP PEMATANK itu ialah sebagai berikut:

Baca juga: 14 Perkara Korupsi di Kejati Lampung Pernah Alami Hambatan

1. Peningkatan Jalan Marga Kencana – Kagungan Ratu.

Harga Penawaran dari proyek ini dinyatakan senilai Rp 9.814.669.478 dan menggunakan anggaran dari APBD Tahun 2021.

2. Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Mulya Sari – Batas Mesuji.

Harga Penawaran dari proyek ini dinyatakan senilai Rp 10.477.059.434 dan menggunakan anggaran dari APBD Tahun 2022.

Dari hasil investigasi DPP Pematank, terang Suadi Romli, diperoleh sejumlah fakta lapangan yang menggambarkan adanya dugaan pengerjaan asal-asalan.

Baca juga: 66 Orang Jaksa Dilantik Jadi Penyelidik dan Penyidik KPK

“Pengaspalan jalannya memprihatinkan. Jalan yang baru dalam hitungan bulan sudah berlobang.

Untuk kegiatan Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Mulya Sari – Batas Mesuji, bagian pelebaran jalan cor semen sisi kanan dan kiri sudah hancur dan retak,” terang dia dalam keterangan tertulisnya pada 6 Juli 2023.

Atas hasil investigasinya, DPP PEMATANK menyatakan melakukan penyampaian laporan pengaduan ke Kejaksaan Tinggi Lampung.

“Dalam waktu yang dekat, temuan kita ini kita sampaikan ke pihak penegak hukum.

Karena kita melihat, yang terjadi dari pengerjaan jalan di Tulangbawang Barat ini menimbulkan kontroversi dan patut diduga menimbulkan kerugian keuangan negara,” tambahnya.

Baca juga: Kejagung Berhasil Tangkap Husri Aminuddin Koruptor Buronan Kejati Lampung