Hukum  

Oknum Jaksa Tersangka Kasus Mafia Tanah Malangsari Rajin Lapor LHKPN

Oknum Jaksa Tersangka Kasus Mafia Tanah Malangsari Rajin Lapor LHKPN
LHKPN. Foto: Istimewa.

3. Selanjutnya AM dicatat telah melaporkan harta kekayaan yang ia miliki dalam LHKPN jenis Periodik/Tahun 2019.

Nominal harta yang disampaikan AM ialah senilai Rp 901.208.594.

LHKPN ini disampaikan ke KPK di tahun 2020.

Dalam LHKPN ini, AM mencantumkan jabatannya sebagai Pemeriksa.

Adapun Unit Kerja tempat AM bertugas ialah Kejati Lampung.

4. Seterusnya AM kembali dicatat telah melaporkan harta kekayaannya dalam LHKPN jenis Periodik/Tahun 2018.

Nominal harta yang disampaikan AM ialah senilai Rp 901.208.594. Tidak ada perubahan dari sisi nominal dibanding laporan LHKPN di tahun sebelumnya.

Adapun LHKPN ini disampaikan ke KPK di tahun 2019.

Dalam LHKPN ini, AM mencantumkan jabatannya sebagai Pemeriksa.

Unit Kerja tempat AM bertugas ialah Kejati Lampung.

Baca juga:Kasus Dugaan Mafia Tanah Malangsari Disidang Segera

5. AM kemudian dicatat telah melaporkan harta kekayaan yang ia miliki dalam LHKPN jenis Periodik/Tahun 2014.

Nominal harta yang disampaikan AM ialah senilai 881.605.519.

Adapun LHKPN ini disampaikan pada tahun 2015.

Dalam LHKPN ini, AM mencantumkan jabatannya sebagai Kepala Seksi Intelijen pada Kejari Menggala.

Unit Kerja tempat AM bertugas ialah Kejati Lampung.

6. Terakhir, AM dicatat telah melaporkan harta kekayaan yang ia miliki dalam LHKPN jenis Periodik/Tahun 2011.

Nominal harta yang disampaikan AM ialah senilai Rp 740.150.000.

Adapun LHKPN ini disampaikan pada tahun 2012.

Dalam LHKPN ini, AM mencantumkan jabatannya sebagai jaksa pada Kejari Sukadana di Lampung Timur.

Unit Kerja tempat AM bertugas ialah Kejati Lampung.