Di dalam kesaksiannya, Budiyono mengakomodir calon mahasiswa titipan dari Sekda Way Kanan, Saipul. Titipan dari Saipul ini lulus menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.
Kendati Budiyono ditengarai terlibat dalam perkara itu, Unila melalui rilisnya menyebut bahwa pimpinan SPI terdahulu memiliki banyak capaian.
Adapun capaian pimpinan SPI Unila terdahulu yang banyak itu, tidak dirincikan.
Baca juga: Peran Sekda Way Kanan Saipul Dalam Korupsi Unila Diungkap Budiyono
”Unila menginginkan adanya penyegaran di dalam SPI. Namun bukan berarti di dalam keanggotaan SPI sebelumnya tidak baik, ternyata mereka sangat antusias dan memiliki banyak capaian dalam menyelesaikan berbagai persoalan di periode sebelumnya. Hal itu tentu dilakukan ketua, sekretaris, dan para anggota yang melaksanakan tugas semaksimal mungkin melebihi kerja yang ditargetkan,” tulis Unila dalam artikel berjudul ‘Unila Lakukan Penyegaran Keanggotaan Satuan Pengendalian Internal‘.
Terhadap pimpin SPI Unila yang baru ini, Lusmeilia Afriani menyampaikan pesan dan harapannya.
”Kepada jajaran anggota SPI baru, tugas SPI bersifat sangat rahasia dan harus terus dipantau serta dievaluasi agar senantiasa melakukan perbaikan sistem dan menjaga kerahasiaan institusi.
Tugas SPI bersifat sangat rahasia, jangan sampai orang di luar mengetahui hal-hal yang dirahasiakan. Saya yakin SPI baru memiliki integritas dan kinerja yang sangat baik dalam menjaga kerahasiaan institusi,” katanya.






