Kirka – Geliat cabang olahraga korfball di Provinsi Lampung mulai menampakkan hasil.
Bukti nyatanya terlihat dari kemeriahan Open Tournament Korfball yang resmi dibuka oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, di GOR Siger, Bandarlampung, Sabtu, 12 September 2026.
Bergulirnya kejuaraan menjadi penanda bahwa korfball bukan sekadar tren musiman, melainkan cabang yang serius digarap agar makin dikenal publik.
Taufik menegaskan, sasaran utamanya saat ini belum semata-mata memburu piala, melainkan mendekatkan permainan bola keranjang asal Belanda itu ke tengah masyarakat.
“Pengembangannya tidak cuma berorientasi mengejar prestasi.
“Fokus kami sekarang adalah bagaimana olahraga bisa diperkenalkan secara luas, khususnya menyasar generasi muda, supaya mereka tertarik mencoba lalu berlatih,” ujar Taufik.
Menurutnya, arena pertandingan adalah panggung paling efektif.
Selain menambah jam terbang para atlet binaan, riuhnya kompetisi otomatis memancing rasa penasaran warga awam yang hadir menonton di GOR Siger.
Benar saja, antusiasme publik langsung tergambar dari peta sebaran peserta yang tidak melulu didominasi ibu kota provinsi.
Ajang perlombaan sukses mendatangkan perwakilan dari tujuh daerah berbeda.
Ketua Korfball Lampung, Rahmat Sumarsono, merinci tujuh daerah yang sudah aktif menjaring pemain.
Mereka datang dari Bandarlampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Metro, Lampung Utara, Lampung Barat, hingga Tulang Bawang.
“Turnamen selalu menjadi panggung emas buat sosialisasi.
“Misi besarnya satu, yakni korfball harus membumi dan posisinya sejajar bersama olahraga lain yang sudah lebih dulu populer.
“Kami mau korfball benar-benar melekat di hati warga,” tegas Rahmat.
Partisipasi tujuh kabupaten/kota diyakini Rahmat sebagai batu loncatan awal.
Selepas kejuaraan, program pelatihan di tingkat daerah bakal terus digenjot supaya lebih terstruktur dan berkesinambungan.
Jika roda pembinaan konsisten berputar, peluang mencetak atlet-atlet andal guna membawa nama Sai Bumi Ruwa Jurai ke pentas nasional maupun internasional bakal terbuka lebar.






