Kirka – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca wilayah Provinsi Lampung dominan cerah hingga cerah berawan sepanjang Kamis, 10 September 2026.
Meski ancaman badai maupun hujan lebat dipastikan nihil, otoritas cuaca mengeluarkan peringatan dini terkait potensi penurunan kualitas udara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Langit yang tampak bersahabat rupanya menyimpan potensi gangguan jarak pandang.
Kawasan pesisir yang berhadapan langsung dengan Selat Sunda, khususnya Kabupaten Lampung Selatan, menjadi garis depan wilayah terdampak.
Material erupsi yang terbawa angin berpeluang membuat udara sekitar tampak kabur dan mengganggu aktivitas luar ruangan.
“Secara umum pola angin bergerak dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 2 sampai 20 knot.
“Arah embusan angin memegang peran sentral dalam membawa partikel debu vulkanik ke daratan,” bunyi keterangan resmi BMKG yang dirilis pada Kamis pagi.
Warga yang bermukim di jalur lintasan abu patut meningkatkan kewaspadaan.
Apabila hujan lokal berintensitas ringan turun di suatu daerah, curah air akan langsung mengikat partikel vulkanik di udara.
Efek berantainya, endapan debu tipis berpotensi menutupi permukaan benda terbuka, atap rumah, hingga badan kendaraan setelah hujan reda.
Beredar pula asumsi di tengah masyarakat bahwa aktivitas Anak Krakatau sanggup mendongkrak suhu udara menjadi lebih panas.
Faktanya, sebaran abu sama sekali tidak merubah parameter cuaca harian secara langsung.
Fluktuasi suhu murni dipengaruhi radiasi matahari, tutupan awan, kecepatan angin, serta kelembapan atmosfer suatu wilayah.
Abu dalam jumlah masif justru cenderung menghalangi pancaran sinar matahari, sehingga langit tampak lebih redup layaknya mendung.
Oleh karena itu, langit cerah bukan jaminan mutlak udara seratus persen bersih dari paparan sisa erupsi.
Untuk wilayah ibu kota Provinsi, Bandarlampung, suhu udara berkisar antara 24 sampai 31 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan menengah.
Sementara daerah dataran tinggi seperti Lampung Barat mencatatkan suhu terendah menyentuh 19 derajat Celcius, disertai kemungkinan udara kabur pada pagi hari.
Sebagai panduan aktivitas masyarakat, berikut rincian lengkap prakiraan cuaca 15 kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung:
- Bandar Lampung: Cerah Berawan–Berawan (Suhu: 24–31°C | Kelembapan: 60–90%)
- Lampung Selatan: Cerah Berawan–Berawan (Suhu: 24–31°C | Kelembapan: 60–90%)
- Lampung Timur: Cerah Berawan (Suhu: 24–32°C | Kelembapan: 55–90%)
- Lampung Tengah: Cerah–Cerah Berawan (Suhu: 23–31°C | Kelembapan: 55–90%)
- Lampung Utara: Cerah–Cerah Berawan (Suhu: 22–30°C | Kelembapan: 55–90%)
- Lampung Barat: Berawan–Udara Kabur (Suhu: 19–27°C | Kelembapan: 65–99%)
- Pesisir Barat: Cerah Berawan–Berawan (Suhu: 23–29°C | Kelembapan: 65–95%)
- Tanggamus: Cerah Berawan–Berawan (Suhu: 22–29°C | Kelembapan: 65–95%)
- Pesawaran: Cerah Berawan–Berawan (Suhu: 24–30°C | Kelembapan: 65–92%)
- Pringsewu: Cerah Berawan–Berawan (Suhu: 23–30°C | Kelembapan: 60–93%)
- Mesuji: Cerah–Cerah Berawan (Suhu: 24–32°C | Kelembapan: 55–90%)
- Tulang Bawang: Cerah–Cerah Berawan (Suhu: 24–32°C | Kelembapan: 55–89%)
- Tulangbawang Barat: Cerah–Cerah Berawan (Suhu: 23–31°C | Kelembapan: 55–90%)
- Waykanan: Cerah–Cerah Berawan (Suhu: 22–30°C | Kelembapan: 55–91%)
- Metro: Cerah–Cerah Berawan (Suhu: 24–31°C | Kelembapan: 55–90%)






